Minyak Mentah Mampu Rebound, Harga Batu Bara Masih Terpuruk

Berdasarkan data Bloomberg, harga batu bara di bursa ICE Newcastle untuk kontrak Juli 2019 ditutup melemah 0,55 persen atau 0,4 poin ke level US$72,25 per metrik ton.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 14 Juni 2019  |  08:17 WIB
Minyak Mentah Mampu Rebound, Harga Batu Bara Masih Terpuruk
Aktivitas penambangan batu bara di Tambang Air Laya, Tanjung Enim, Sumatra Selatan, Minggu (3/3/2019). - Bisnis/Felix Jody Kinarwan

Bisnis.com, JAKARTA – Harga batu bara di bursa komoditas Newcastle berakhir melemah pada perdagangan kemarin, Kamis (13/6/2019).

Berdasarkan data Bloomberg, harga batu bara di bursa ICE Newcastle untuk kontrak Juli 2019 ditutup melemah 0,55 persen atau 0,4 poin ke level US$72,25 per metrik ton.

Sementara di bursa ICE Rotterdam, harga batu bara untuk kontrak teraktif Juli 2019 juga ditutup melemah sebesar 0,29 persen atau 0,15 poin ke level US$52,1 per metrik ton.

Di sisi lain, harga minyak mentah mampu rebound perdagangan Kamis, menyusul pemberitaan mengenai serangan terhadap kapal tanker di dekat Selat Hormuz.

Berdasarkan data Bloomberg, harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk kontrak Juli 2019 ditutup menguat US$1,14 di level US$52,28 per barel di New York Mercantile Exchange, setelah sempat melonjak hingga menyentuh level 53,45.

Adapun harga minyak mentah Brent untuk pengiriman Agustus 2019 berakhir menanjak 2,3 persen di level US$61,31 per barel di ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London, setelah sempat menyentuh level 62,64.

Dilansir dari Bloomberg, pemerintah Amerika Serikat (AS) menyalahkan Iran atas serangan terhadap dua tanker di dekat Selat Hormuz, wilayah yang dilalui sekitar 20% dari produksi minyak dunia.

Hal ini kontan meningkatkan prospek konfrontasi militer dan gangguan pasokan di Timur Tengah. Akan tetapi, membengkaknya jumlah stok minyak AS serta tanda-tanda melambatnya konsumsi di seluruh dunia tetap membebani harga minyak.

 “Pasar minyak hari ini bereaksi terhadap apa yang mereka lihat. Ada potensi hal ini menjadi faktor yang lebih penting daripada penawaran,” ujar Jeff Klearman, manajer portfolio di GraniteShares, New York.

Insiden pada Kamis (13/6) itu terjadi hanya sebulan setelah empat kapal, termasuk dua kapal tanker Saudi, disabotase. Pemerintah AS menuding Iran sebagai pelaku serangan pada bulan lalu.

 

Pergerakan harga batu bara kontrak Juli 2019 di bursa Newcastle
TanggalUS$/MT

13 Juni

72,25

(-0,55 persen)

12 Juni

72,65

(-4,09 persen)

11 Juni

75,75

(0 persen)

10 Juni

75,75

(+2,30 persen)

7 Juni

74,05

(-0,13 persen)

Sumber: Bloomberg

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
harga batu bara

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top