IHSG Berpeluang Menguat, Samuel Sekuritas Rekomendasikan 4 Saham Ini

Samuel Sekuritas Indonesia memproyeksikan indeks harga saham gabungan masih akan menguat pada Selasa (11/6/2019).
Pandu Gumilar
Pandu Gumilar - Bisnis.com 11 Juni 2019  |  06:55 WIB
IHSG Berpeluang Menguat, Samuel Sekuritas Rekomendasikan 4 Saham Ini
Pengunjung berjalan di dekat papan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di kantor Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (10/6/2019). - Bisnis/Triawanda Tirta Aditya

Bisnis.com, JAKARTA – Samuel Sekuritas Indonesia memproyeksikan indeks harga saham gabungan masih akan menguat pada Selasa (11/6/2019).

William Mamudi, analis Samuel Sekuritas Indonesia mengatakan bahwa IHSG masih menunjukkan tren positif. Dengan dibuka pada level 6.290 dengan gap setelah libur panjang Lebaran 2019, kini IHSG tertahan pada flip level 6.350.

“Kami melihat potensi akan koreksi kembali uji uptrend line dan menutup gap,” katanya pada Selasa (11/6/2018).

Sebagai informasi tambahan, IHSG cenderung turun dalam sebulan terakhir dan membentuk ceruk atau gap.

Pada 13 Mei IHSG berada di level 6.135 dan terus bergerak membentuk black candle marubozu hingga ke level terendah 5.907. Berkat lembaga pemeringkat global S&P yang meningkatkan peringkat kredit sovereign Indonesia dari BBB- menjadi BBB, IHSG menerobos ke jalur hijau yakni 6.289.

Sementara itu pada perdagangan Selasa, William memilih tiga saham dalam kategori LQ45 yakni ANTM, SMGR dan WSKT sebagai pilihan utama. Sementara itu, di luar LQ45, saham BEST menjadi rekomendasi.

“Untuk hari ini, menyukai saham ANTM, SMGR, WSKT, BEST dengan rating trading buy,” katanya.

Menurutnya, harga saham ANTM berkecenderungan naik setelah technical rebound dari level support 670, dan membentuk candle white marubozu dengan spiking volume. Dia melihat potensi sentiment bullish masih akan berlanjut berlanjut.

Harga terakhir saham ANTM adalah Rp780 dengan level support Rp700-Rp740 serta level resistance Rp810-Rp840.

Sementara saham SMGR tengah membentuk membentuk candle bullish marubozu serta mulai pulih [technical rebound] dari level support Rp10.300.

“Kami melihat tekanan beli ini berpotensi berlanjut, dan bisa mendorong SMGR reli dalam jangka panjang menuju resisten Rp13.500,” katanya.

Harga terakhir saham SMGR adalah Rp12.175 dengan level support Rp11.142-Rp11.658 serta level resistance Rp12.483-Rp12.792.

Selain itu, WSKT pun tengah pulih dari level support Rp1.650, dan melaju dalam trek positif atau bullish sentiment. Menurut William ada potensi reli akan berlanjut dan mendorong WSKT uji flip level Rp2.050.

Harga terakhir saham WSKT adalah Rp1.885 dengan level support Rp1.815-Rp1.850 serta level resistance Rp1.905-Rp1.925.

Di luar LQ45, William menganalisis saham BEST masih tertahan pada level support Rp230. Namun, kini membentuk tren candle white marubozu. “Kami melihat ini sebagai awal dari rally yang bisa mendorong BEST kembali uji resisten Rp315,” katanya.

William pun merekomendasikan swing trading atau strategi dengan holding period sampai 3 bulan kepada empat emiten yakni ACES, RALS, BJTM, TBLA.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
IHSG, Indeks BEI

Editor : Riendy Astria

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top