Dolar Melemah, Euro dan Yen Bertenaga

Analis Monex Investindo Futures Dini Nurhadi Yasyi mengungkapkan, mata uang Eropa bakal menguat sejalan dengan ECB yang menutuskan tidak akan memangkas suku bunga hingga pertengahan 2020.
Novita Sari Simamora
Novita Sari Simamora - Bisnis.com 07 Juni 2019  |  15:05 WIB
Dolar Melemah, Euro dan Yen Bertenaga
Ilustrasi mata uang - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Pelemahan dolar telah mendorong penguatan mata uang global seperti euro (EUR-USD), pound sterling (GBP-USD), yen (USD-JPY), dan dolar Australia (AUD-USD).

Analis Monex Investindo Futures Dini Nurhadi Yasyi mengungkapkan, mata uang Eropa bakal menguat sejalan dengan ECB yang menutuskan tidak akan memangkas suku bunga hingga pertengahan 2020.

EUR-USD
Selain karena sentimen pelemahan dolar yang masih terjadi, euro juga mendapat katalis positif dari pengumuman kebijakan European Central Bank (ECB) semalam. Bank sentral tersebut mengatakan tidak akan memangkas tingkat suku bunganya selama setahun kedepan dan cenderung akan berusaha untuk kenaikan tingkat suku bunga.

Hal tersebut direspons positif dan berpeluang topang EUR-USD untuk menguji level 1.1300. Perlu tembus konsisten di atas level tersebut untuk peluang lanjut menguat mengincar resisten selanjutnya di 1.1320 dan support 1.1240.

GBP-USD
Belum ada katalis penggerak dari Inggris, pergerakan GBPUSD kembali akan bergantung pada kekuatan dolar yaitu setelah rilis data NFP AS. Resisten 1.12725 terlihat menjadi area yang sering diuji. Untuk peluang penguatan, GBPUSD perlu tembus konsisten di atas level tersebut sebelum mengincar 1.2745 dengan level support 1.2650.

USD-JPY
Di tengah menguatnya pasar ekuitas global yang dapat mengurangi permintaan terhadap yen, USD-JPY berpotensi bergerak naik menguji level 108,70. Namun jika sentimen pelemahan dolar kembali terjadi pasca-rilis data NFP AS nanti malam dan mendominasi pergerakan harga di pasar, USD-JPY berpotensi kembali tertekan turun ke 108,10.

AUD-USD
AUDUSD berpeluang kembali menguji resisten level psikologis 0.7000 di tengah potensi meningkatnya risk appetite para pelaku pasar yang dapat menopang AUD-USD. Terutama jika dolar AS nantinya akan kembali melemah dari rilis NFP AS yang jika lebih buruk dari ekspektasi. Support di level 0.6940. Selama harga bergerak di atas 0.6950, AUD-USD dalam kecenderungan menguat.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
mata uang

Editor : Ana Noviani

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top