IHSG Rebound, Aksi Jual Bersih oleh Investor Asing Masih Deras

Aksi jual bersih oleh investor asing berlanjut pada perdagangan hari kesembilan berturut-turut, Senin (20/5/2019).
Renat Sofie Andriani
Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 20 Mei 2019  |  17:25 WIB
IHSG Rebound, Aksi Jual Bersih oleh Investor Asing Masih Deras
Pengunjung beraktivitas di dekat monitor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Jakarta - Bisnis/Felix Jody Kinarwan

Bisnis.com, JAKARTA – Aksi jual bersih oleh investor asing berlanjut pada perdagangan hari kesembilan berturut-turut, Senin (20/5/2019).

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), investor asing membukukan aksi jual bersih atau net sell senilai sekitar Rp642,88 miliar pada perdagangan hari ini.

Investor asing membukukan aksi beli sekitar 777,55 juta lembar saham senilai Rp1,72 triliun. Adapun aksi jual oleh investor asing tercatat 937,35 juta lembar saham senilai sekitar Rp2,37 triliun.

Total nilai transaksi yang terjadi di lantai bursa hari ini mencapai sekitar Rp7,12 triliun dengan volume perdagangan tercatat sekitar 12,91 miliar lembar saham.

Di sisi lain, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil bangkit dari pelemahannya bahkan membukukan kenaikan lebih dari 1 persen pada akhir perdagangan hari ini.

Berdasarkan data Bloomberg, IHSG ditutup menanjak 1,38 persen atau 80,25 poin di level 5.907,12 dari level penutupan perdagangan sebelumnya.

Pada perdagangan Jumat (17/5), IHSG berakhir melorot 1,17 persen atau 68,87 poin di level 5.826,87, pelemahan hari kelima beruntun.

Sebelum bangkit dari pelemahannya, indeks sempat melanjutkan pergerakannya di zona negatif dengan dibuka turun tipis 0,08 persen atau 4,39 poin di level 5.822,47 pagi tadi. Namun tak lama kemudian pergerakannya berbalik ke zona hijau dan terus menguat.

Kenaikan yang dibukukan pada akhir perdagangan adalah yang terbesar sejak menanjak 1,7 persen pada 18 Februari. Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak di level 5.767,4 – 5.930,15.

Delapan dari sembilan sektor berakhir di wilayah positif, dipimpin aneka industri (+2,63 persen) dan industri dasar (+2,47 persen). Adapun sektor pertanian menetap sendiri di zona merah dengan pelemahan 0,73 persen.

Dari 633 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI), sebanyak 230 saham menguat, 158 saham melemah, dan 245 saham stagnan.

Saham PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) dan PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) yang masing-masing naik 3,86 persen dan 2,56 persen menjadi pendorong utama bangkitnya IHSG.

Ringkasan perdagangan saham oleh investor asing

Tanggal

Total

Keterangan

20 Mei

Rp642,88 miliar

Net sell

17 Mei

Rp789,29 miliar

Net sell

16 Mei

Rp687,59 miliar

Net sell

15 Mei

Rp458,17 miliar

Net sell

14 Mei

Rp998,91 miliar

Net sell

13 Mei

Rp694,60 miliar

Net sell

10 Mei

Rp897,66 miliar

Net sell

9 Mei

Rp1,48 triliun

Net sell

8 Mei

Rp354,56 miliar

Net sell

7 Mei

Rp536,76 miliar

Net buy

Sumber: Bursa Efek Indonesia

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
IHSG, transaksi saham

Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top