16 Saham Seret Jakarta Islamic Index Turun Lagi

Indeks harga saham syariah, Jakarta Islamic Index (JII), kembali bergerak di zona merah pada perdagangan pagi ini, Rabu (15/5/2019).
Renat Sofie Andriani
Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 15 Mei 2019  |  10:32 WIB
16 Saham Seret Jakarta Islamic Index Turun Lagi
Ilustrasi - Bisnis/Endang Muchtar

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks harga saham syariah, Jakarta Islamic Index (JII), kembali bergerak di zona merah pada perdagangan pagi ini, Rabu (15/5/2019).

JII turun tipis 0,05 persen atau 0,32 poin ke level 640,57 pada pukul 10.10 WIB, meskipun sempat rebound ke zona hijau dengan dibuka naik 0,29 persen atau 1,88 poin di posisi 642,77.

Sepanjang perdagangan pagi ini, JII bergerak di level 640,2-645,43. Adapun pada perdagangan Selasa (14/5), JII berakhir melemah 0,85 persen atau 5,50 poin di level 640,88.

Sebanyak 11 saham menguat, 16 saham melemah, dan 3 saham stagnan dari 30 saham syariah yang diperdagangkan.

Saham PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. (INTP) dan PT Bukit Asam Tbk. (PTBA) yang masing-masing turun 2,04 persen dan 1,64 persen menjadi penekan utama perubahan negatif JII pagi ini.

Berbanding terbalik dengan JII, pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mempertahankan reboundnya di zona hijau pada perdagangan pagi ini.

Pada pukul 10.11 WIB, IHSG naik 0,11 persen atau 6,9 poin ke level 6.078,1 setelah dibuka dengan penguatan 0,34 persen atau 20,44 poin di posisi 6.091,64.

Sebanyak 180 saham bergerak menguat, 122 saham bergerak melemah, dan 330 saham stagnan dari 632 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.

Saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) dan PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) yang masing-masing naik 1,68 persen dan 0,64 persen menjadi pendorong utama bertahannya IHSG di zona hijau.

Saham-saham syariah yang melemah pagi ini (pukul 10.10 WIB)

SahamPerubahan (persen)

INTP

-2,04

PTBA

-1,64

JSMR

-1,38

KLBF

-0,72

Saham-saham syariah yang menguat pagi ini

SahamPerubahan (persen)

TLKM

    +0,53

TPIA

+1,94

UNVR

+0,23

CPIN

+0,86

Sumber: Bloomberg

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
IHSG, Indeks Syariah

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top