REKOMENDASI SAHAM : Pakuwon Jati (PWON) Menuju Rp790?

Kinerja saham PT Pakuwon Jati Tbk. (PWON) telah berhasil naik 12,1% menuju level Rp695 per saham sepanjang tahun berjalan. Akankah saham PWON mampu naik lebih tinggi?
Novita Sari Simamora | 25 Maret 2019 07:30 WIB

Bisnis.com, JAKARTA -- Kinerja saham PT Pakuwon Jati Tbk. (PWON) telah berhasil naik 12,1% menuju level Rp695 per saham sepanjang tahun berjalan. Akankah saham PWON mampu naik lebih tinggi?

Bila ditelisik, kinerja saham PWON untuk jangka menengah pada periode 3 tahun dan 5 tahun, telah berhasil naik 40,12% dan 135,59%. Pada tahun ini, sekelompok analis memproyeksikan saham PWON berpotensi naik lebih tinggi.

Mengutip riset Samuel Sekuritas, kinerja saham yang ciamik tersebut sejalan dengan solidnya recurring income yang dimiliki PWON dan baiknya pengakuan marketing sales pada tahun sebelumnya.

Melalui riset, analis Samuel Sekuritas Akhmad Nurcahyadi mengatakan bahwa akan ada ekspektasi PWON bakal melanjutkan cerita sukses untuk pengembangan proyek baru di Bekasi. Dia pun merekomendasikan beli PWON dan menaikan target harga menjadi Rp790/saham.

Untuk bisnis sewa perkantoran, katanya, dengan menguatnya tren belanja online maka akan meningkatkan penambahan area sewa baru secara terbatas.

"Sewa jangka panjang baru akan berpengaruh signifikan pada tingkat occupancy rate portfolio mall PWON di 2022," katanya melalui riset yang dikutip pada Minggu (24/3/2019).

Adapun, proyeksi price per earning (P/E) 2019 menjadi 15 kali dan 2020 menjadi 13,4 kali. Samuel Sekuritas memproyeksikan pendapatan dan laba bersih PWON pada 2019 masing-masing seniai Rp6,64 triliun dan Rp2,12 triliun.

Samuel Sekuritas menilai, PWON memiliki profil konsumen solid dari kalangan kelas atas yang lebih immune terhadap kenaikan suku bunga. Namun, PWON juga memiliki risiko investasi yakni tertundanya peluncuran proyek mixed use Bekas, nilai pre-sales jauh dibawah estimasi dan pengakuan pendapatan rendah. 

Dalam riset terpisah, analis Maybank Kim Eng Sekuritas Aurellia mengungkapkan, marketing sales PWON pada paruh pertama tahun ini bakal lemah, seiring dengan adanya pemilu pada April 2019 dan Lebaran pada Mei-Juni 2019.

PWON pun menunda soft launching proyek di Bekasi menjadi semester II/2019. Namun, PWON berencana untuk meluncurkan apartemen 10-15 lantai. "Rencana peluncuran apartemen akan dilakukan Surabaya pada semester II/2019," seperti yang dikutip dalam riset.

Aurellia memproyeksikan, laba bersih PWON pada 2019 senilai Rp2,51 triliun dan laba bersih per saham senilai Rp52. Dia pun menaikkan target harga saham PWON dari Rp700 per saham menjadi Rp720 per saham.

Meskipun pesta demokrasi diproyeksikan berjalan aman dan lancar pada tahun ini, tetapi manajemen PWON juga memperhatikan Lebaran yang bakal jatuh pada semester II/2019.  Bagi emiten properti ini semester II/2019 akan menjadi pertaruhan untuk meningkatkan pendapatan. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
rekomendasi saham, kinerja emiten, pakuwon jati

Editor : Riendy Astria

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top