Bangun Proyek Listrik Berskala Jumbo, Vietnam Kian Rakus Impor Gas

Vietnam baru-baru ini berencana membangun proyek listrik berbahan bakar gas dengan nilai investasi sebesar US$7,8 miliar.
Dika Irawan | 21 Maret 2019 16:32 WIB

 Bisnis.com, JAKARTA – Vietnam baru-baru ini berencana membangun proyek listrik berbahan bakar gas dengan nilai investasi sebesar US$7,8 miliar. Apabila proyek tersebut sudah beroperasi, Vietnam akan menjadi salah satu importir gas alam cair terbaru di dunia.

Pemerintah provinsi Nin Thuan, Rabu (20/3/2019) waktu setempat menyatakan bahwa mereka telah bertemu dengan Thailand’s Gulf Energy Development Pcl mengenai rencana pembangunan empat pembangkit listrik tenaga gas berkapasitas 6.000 megawat dan fasilitas impor LNG.

“Proyek LNG ini akan membantu menggantikan sejumlah pembangkit listrik tenaga batu bara,” kata Hoang Quoc Wong, Wakil Menteri Industri dan Perdagangan Vietnam seperti dikutip dari Bloomberg, Kamis (21/3/2019).

Terkait hal ini, dia menambahkan, pihaknya pasti membutuhkan impor LNG untuk pembangkit-pembangkit listrik tenaga gas tersebut.

Proyek Ca Na LNG tersebut akan mendorong masuknya Vietnam ke dalam jajaran konsumen LNG dunia.

Dalam sebuah laporan awal bulan ini, Analis di Sanford C. Bernstein & Co. menyatakan bahwa Vietnam diperkirakan akan bergabung dengan jajaran pengimpor terbesar LNG pada 2027 karena cadangan gas domestiknya kian terkuras.

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
vietnam, gas alam cair

Editor : Farodilah Muqoddam

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup