Antam Gelar RUPST Akhir Maret 2019

PT Aneka Tambang Tbk. akan menggelar rapat umum pemegang saham tahunan periode buku keuangan 2018 pada 26 Maret 2019.
M. Nurhadi Pratomo | 16 Februari 2019 10:39 WIB
Gedung Antam

Bisnis.com,JAKARTA— PT Aneka Tambang Tbk. akan menggelar rapat umum pemegang saham tahunan periode buku keuangan 2018 pada 26 Maret 2019.

Berdasarkan keterbukaan informasi di laman Bursa Efek Indonesia, emiten berkode saham ANTM itu mengumumkan akan menyelenggarakan rapat umum pemegang saham tahunan pada 26 Maret 2019. Sesuai dengan agenda itu, terdapat beberapa persyaratan untuk menghadiri atau diwakili dan memberikan suara.

Pemegang saham perseroan yang berhak menghadiri RUPST tersebut yakni yang namanya tercatat dalam daftar pemegang saham pada 1 Maret 2019, pukul 16.15, atau pemilik saldo rekening efek di Penitipan Kolektif PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) pada penutupan perdagangan saham pada, 1 Maret 2019.

“Formulir surat kuasa untuk menghadiri rapat akan tersedia dalam situs perseroan [www.antam.com] setidaknya 28 hari sebelum rapat,” tulis Manajemen Aneka Tambang dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia yang dikutip, Sabtu (16/2/2019).

Adapun, setiap usulan dari pemegang saham perseroan akan dimasukkan dalam mata acara rapat apabila memenuhi persyaratan dalam Pasal 23 Ayat 6 Anggaran Dasar jo. Pasal 12 Peraturan Otoritas Jasa Keuangan.

Usulan mata acara rapat disampaikan kepada Direksi Perseroan melalui surat tercatat disertai alasan. Hal itu harus disampaikan paling lambat 7 hari kalender sebelum dilakukannya pemanggilan untuk rapat yaitu pada, Senin 25 Februari 2019.

Berdasarkan catatan Bisnis, ANTM akhirnya kembali membagikan dividen berdasarkan kinerja keuangan 2017. Pasalnya, perseroan tambang pelat merah itu tidak membagikan dividen untuk kinerja keuangan 2016.

Dalam RUPST tahun lalu, disepakati bahwa emiten berkode saham ANTM itu akan mengalokasikan Rp35% dari laba bersih 2017 sebagai dividen kepada pemegang saham. Dengan demikian, perseroan akan membayarkan dividen Rp47 miliar atau Rp1,99 per saham.

Kondisi tersebut sejalan dengan kenaikan laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk ANTM yang naik 110,63% secara tahunan pada 2017. Tercatat, laba bersih naik dari Rp64,81 miliar menjadi Rp136,51 miliar.

Tag : antam
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top