AKSI EMITEN: Grup Indika Agresif Tangkap Peluang, Realisasi Kontrak WSBP Melesat 60%

Berita mengenai Grup Indika Energy yang aktif menangkap peluang serta kontrak PT Waskita Beton Precast Tbk yang tumbuh 59,69% menjadi topik utama media massa hari ini, Senin (11/2/2019).
Aprianto Cahyo Nugroho | 11 Februari 2019 09:00 WIB
Direktur PT Indika Energy Tbk Aziz Armand (dari kiri), Komisaris Utama Agus Lasmono, Direktur Utama Arsjad Rasjid, dan Direktur Eddy J. Danu menekan layar sentuh sebagai tanda pembukaan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia, di Jakarta, Rabu (4/7/2018). - JIBI/Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA – Berita mengenai Grup Indika Energy yang aktif menangkap peluang serta kontrak PT Waskita Beton Precast Tbk yang tumbuh 59,69% menjadi topik utama media massa hari ini, Senin (11/2/2019).

Berikut ringkasan sejumlah berita utama media massa hari ini:

Grup Indika Agresif Tangkap Peluang. Kebijakan China yang menormalisasi kuota impor batu bara mereka memberikan angin segar bagi emiten produsen nasional, termasuk Grup Indika Energi. (Bisnis Indonesia)

Kontrak WSBP Tumbuh 59,69%. PT Waskita Beton Precast Tbk. membukukan pertumbuhan kontrak baru sebesar 59,69% secara tahunan pada Januari 2019. (Bisnis Indonesia)

Taktik TBIG Kerek Daya Saing. Kompetisi industri menara telekomunikasi tampaknya makin sengit. PT Tower Bersama Infrastructure Tbk. pun tidak kalah gesit untuk mengembangkan bisnis guna menjaga daya saing di industri ini. (Bisnis Indonesia)

MCAS Membidik Pendapatan Hingga Rp 6,3 Triliun. PT M Cash Integrasi Tbk (MCAS) optimistis kinerja keuangannya bakal moncer. Perusahaan yang bergerak di bisnis distribusi produk digital dan e-commerce ini menargetkan pendapatan Rp 5,1 triliunRp 6,3 triliun tahun ini. (Kontan)

Menilik ZINC Jelang Gelaran Stock Split. PT Kapuas Prima Coal Tbk (ZINC) akan menggelar agenda rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) pada Kamis (28/2). Agendanya, perusahaan ini berencana meminta restu untuk memecah nominal per lembar saham atau stock split dan memberi wewenang direksi memutuskan rasio pemecahannya. (Kontan)

Tag : rekomendasi saham, aksi emiten
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top