Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Penawaran Investor dalam Lelang SUN Diperkirakan Tembus Rp45 Triliun

Sejumlah analis memperkirakan penawaran investor dalam lelang surat utang negara atau SUN yang digelar pemerintah hari ini, Selasa (29/1/2019) akan kembali tinggi yang bisa melampaui Rp40 triliun.
Emanuel B. Caesario
Emanuel B. Caesario - Bisnis.com 29 Januari 2019  |  11:44 WIB
SURAT UTANG NEGARA
SURAT UTANG NEGARA

Bisnis.com, JAKARTA - Sejumlah analis memperkirakan penawaran investor dalam lelang surat utang negara atau SUN yang digelar pemerintah hari ini, Selasa (29/1/2019) akan kembali tinggi yang bisa melampaui Rp40 triliun.

Pemerintah akan melakukan lelang penjualan SUN dalam mata uang rupiah untuk memenuhi sebagian dari target pembiayaan dalam APBN 2019. Target penerbitan senilai Rp15 triliun dengan seri – seri yang akan dilelang adalah sebagai berikut :

- Surat Perbendaharaan Negara Seri SPN03190430 (Diskonto; 30 April 2019);
- Surat Perbendaharaan Negara Seri SPN12200130 (Diskonto; 30 Januari 2020);
- Obligasi Negara seri FR0077 (8,12500%; 15 Mei 2024);
- Obligasi Negara seri FR0078 (8,25000%; 15 Mei 2029);
- Obligasi Negara seri FR0068 (8,37500%; 15 Mei 2034); dan
- Obligasi Negara seri FR0079 (8,37500%; 15 April 2039).

"Kami perkirakan jumlah penawaran yang masuk akan berkisar antara Rp45 triliun—Rp55 triliun dengan jumlah penawaran yang cukup besar akan didapati pada instrumen Surat Perbendaharaan Negara serta pada Obligasi Negara seri FR0077 dan FR0078," kata I Made Adi Saputra Kepala Divisi Riset Fixed Income MNC Sekuritas dalam riset harian, Selasa (29/1/2019).

Adapun berdasarkan kondisi pergerakan harga Surat Utang Negara menjelang pelaksanaan lelang, Made perkirakan tingkat imbal hasil yang akan dimenangkan adalah sebagai berikut :

- Surat Perbendaharaan Negara Seri SPN03190430 berkisar antara 5,71 - 5,81;
- Surat Perbendaharaan Negara Seri SPN12200130 berkisar antara 6,03 - 6,12;
- Obligasi Negara seri FR0077 berkisar antara 7,90 - 8,00;
- Obligasi Negara seri FR0078 berkisar antara 8,06 - 8,15;
- Obligasi Negara seri FR0068 berkisar antara 8,43 - 8,53; dan
- Obligasi Negara seri FR0079 berkisar antara 8,46 - 8,56.

Sementara itu, Dhian Karyantono, Analis Fixed Income Mirae Asset Sekuritas Indonesia, memperkirakan bahwa penawaran yang masuk juga akan tinggi, berkisar antara Rp40 triliun hingga Rp50 triliun.

Berikut ini proyeksi Mirae Asset Sekuritas Indonesia atas tingkat imbal hasil yang akan dimenangkan pemerintah:

FR0077 (Reopening, 15 May 2024, 8,12500%): 7,98% - 8,05%
FR0078 (Reopening, 15 May 2029, 8,25000%): 8,12% - 8,17%
FR0068 (Reopening, 15 March 2034, 8,37500%): 8,49% - 8,54%
FR0079 (Reopening, 15 April 2039, 8,37500%): 8,52% - 8,56%

Lelang akan dilaksanakan pada hari Selasa, 29 Januari 2019, dibuka pukul 10.00 WIB dan ditutup pukul 12.00 WIB.  Adapun hasil dari pelaksanaan akan diumumkan pada hari yang sama dan hasil dari lelang akan didistribusikan pada hari Kamis, tanggal 31 Januari 2019. 

Di tahun 2019, target penerbitan bersih (net issuance) Surat Berharga Negara senilai Rp389,0 triliun dimana pada kuartal I tahun 2019 pemerintah mentargetkan penerbitan Surat Berharga Negara melalui lelang senilai Rp185,00 triliun dari 7 kali lelang Surat Utang Negara dan 6 kali lelang Sukuk Negara. 

Pada lelang sebelumnya pemerintah meraup dana senilai Rp27,75 triliun dari total penawaran yang masuk mencapai Rp55,67 triliun.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

surat utang negara
Editor : Fajar Sidik

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top