Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Menjelang Penutupan, Pemesanan SBR005 Capai Rp4 Triliun

Pemesanan investor ritel hingga menjelang akhir masa penawaran instrumen Saving Bond Retail (SBR) seri SBR005 sudah mencapai Rp4 triliun.
Emanuel B. Caesario
Emanuel B. Caesario - Bisnis.com 24 Januari 2019  |  10:41 WIB
Direktur Surat Utang Negara (SUN) pada Ditjen Pengelolaan Pembiayaan dan Resiko Kemenkeu Loto S. Ginting memperlihatkan informasi tentang Savings Bond Ritel (SBR) seri SBR005 ketika peluncuran di Jakarta, Kamis (10/1/2019). - ANTARA/Wahyu Putro A
Direktur Surat Utang Negara (SUN) pada Ditjen Pengelolaan Pembiayaan dan Resiko Kemenkeu Loto S. Ginting memperlihatkan informasi tentang Savings Bond Ritel (SBR) seri SBR005 ketika peluncuran di Jakarta, Kamis (10/1/2019). - ANTARA/Wahyu Putro A

Bisnis.com, JAKARTA -- Pemesanan investor ritel hingga menjelang akhir masa penawaran instrumen Saving Bond Retail (SBR) seri SBR005 sudah mencapai Rp4 triliun.
 
Berdasarkan data investree.id, salah satu mitra distribusi SBR005, hingga Kamis (24/1/2019) pukul 09.54 WIB, atau 6 menit sebelum penutupan masa penawaran, pemesanan investor atas SBR005 menyentuh Rp4,01 triliun.
 
Capaian ini lebih rendah dibandingkan target pemerintah yang sebesar Rp5 triliun. Masih tersisa kuota pemesanan Rp1 triliun yang tidak terserap investor ritel.
 
Masa penawaran instrumen ini berlangsung selama dua pekan sejak dibuka pada Kamis (10/1). 
 
Instrumen ini diluncurkan dengan kupon minimal 8,15% atau 215 bps di atas BI 7 Days (Reverse) Repo Rate (BI-7DRRR). Kupon ini bersifat floating with floor, artinya akan terus meningkat seiring kenaikan BI-7DRRR dengan spread tetap 215 bps, tetapi tidak akan turun lebih rendah dari 8,15% bila BI-7DRRR turun di bawah 6%.
 
Instrumen ini memiliki tenor 2 tahun dan akan jatuh tempo pada 10 Januari 2021. Kupon instrumen akan  dibayarkan setiap bulan dengan dipotong pajak 15%.
 
Pemesanan seri ini lebih rendah dibandingkan seri sebelumnya, yakni SBR004, yang terbit tahun lalu dengan nilai pemesanan Rp7,32 triliun.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

surat utang negara Obligasi Pemerintah
Editor : Annisa Margrit

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top