EXCL & STTP Bakal Lunasi Obligasi Jatuh Tempo dari Kas Internal

Emiten telekomunikasi XL Axiata (EXCL), dan emiten produk makanan dan minum, Siantar Top (STTP) siap melunasi obligasi jatuh tempo dengan menggunakan kas internal.
Azizah Nur Alfi & Dwi Nicken Tari | 11 Januari 2019 20:18 WIB
Obligasi - ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA— Emiten telekomunikasi XL Axiata (EXCL), dan emiten produk makanan dan minum, Siantar Top (STTP) siap melunasi obligasi jatuh tempo dengan menggunakan kas internal.

Direktur Keuangan XL Axiata, Mohamed Adlan bin Ahmad Tajudin mengungkapkan perseroan bakal merogoh kas internal untuk membayar obligasi yang senilai Rp328 miliar tersebut.

“[Jatuh tempo] itu masih jauh. Kemungkinan besar [dilunasi] pakai kas internal,” ujarnya kepada Bisnis.com, Jumat (11/1/2019).

Adapun Emiten berkode saham EXCL ini menerbitkan obligasi berkelanjutan I XL Axiata Tahap I Tahun 2018 Seri A (EXCL01ACN1) pada 17 Oktober 2018 dengan kupon dibayarkan 8,25%.

Obligasi tersebut pun merupakan bagian dari produk fund rising, yaitu PUB I Obligasi Tahap I Tahun 2018 dan PUB II Sukuk Ijarah Tahap I Tahun 2018 dengan nilai penerbitan masing-masing-masing sebanyak-banyaknya Rp1 triliun.

Sebelumnya, Adlan menjelaskan bahwa dana hasil PUB obligasi dan sukuk ijarah tersebut akan digunakan untuk meningkatkan kualitas jaringan dan perluasan kapasitas perseroan.

Adapun dalam Laporan Keuangan per September 2018, EXCL membukukan rugi yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp144,81 miliar, atau turun dari laba yang didapat pada periode yang sama pada tahun lalu sebesar Rp238,06 miliar.

Sementara itu, pendapatan perseroan juga turun tipis 0,06% ke level Rp16,9 triliun secara tahunan pada periode Januari — September 2018.

Siantar Top

Emiten produk makanan dan minum, PT Siantar Top Tbk. siap melunasi obligasi jatuh tempo pada April 2019 sebesar Rp300 miliar dengan menggunakan dana kas internal. 

Direktur Siantar Top Armin mengatakan, perseroan akan membayar obligasi jatuh tempo dengan dana dari kas internal. Jumlah obligasi jatuh tempo yang dibayarkan pada April 2019 sebesar Rp300 miliar berupa pokok pinjaman dan Rp7,88 miliar berupa bunga yang dibayarkan pada April 2019.  "Dananya sudah kami siapkan," katanya pada Jumat (11/1/2019). 

Emiten dengan kode saham STTP itu, memiliki Obligasi Berkelanjutan I Siantar Top Tahap II Tahun 2016 Seri A senilai Rp300 miliar dengan tingkat bunga 10,5% per tahun. Adapun, masa jatuh tempo pada 12 April 2019. 

Tag : Obligasi, excl
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top