IHSG Mantap di Level Psikologis 6.300 Pagi Ini

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil memperpanjang penguatannya pada awal perdagangan hari ini, Jumat (11/1/2019).
Renat Sofie Andriani | 11 Januari 2019 10:09 WIB
Karyawan beraktivvitas di dekat papan penunjuk Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (7/1/2019). - Bisnis/Felix Jody Kinarwan

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil memperpanjang penguatannya pada awal perdagangan hari ini, Jumat (11/1/2019).

Berdasarkan data Bloomberg, IHSG naik 0,23% atau 14,72 poin ke level 6.343,43 pada pukul 09.30 WIB, setelah dibuka dengan penguatan 0,30% atau 19,26 poin di posisi 6.347,97.

Sepanjang perdagangan pagi ini, IHSG bergerak di level 6.342,71 – 6.359,21. IHSG memperpanjuang penguatannya pada hari ketiga setelah pada Kamis (10/1) berhasil menembus level psikologis 6.300 dengan berakhir menguat 0,90% atau 56,48 poin di posisi 6.328,71.

Delapan dari sembilan sektor bergerak di zona hijau, dipimpin sektor industri dasar dan aneka industri yang masing-masing naik 0,97% dan 0,58%. Adapun sektor konsumer bergerak sendiri di zona merah dengan pelemahan 0,37%.

Sebanyak 199 saham menguat, 72 saham melemah, dan 354 saham stagnan dari 625 saham yang diperdagangkan.

Saham PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) dam PT HM Sampoerna Tbk. (HMSP) yang masing-masing naik 0,57% dan 0,78% menjadi penopang utama pergerakan IHSG pagi ini.

Di sisi lain, saham PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR) dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) yang masing-masing turun 1,86% dan 0,27% menjadi penekan utama sekaligus membatasi kenaikan IHSG.

Binaartha Sekuritas memproyeksikan IHSG masih mampu pertahankan reli penguatan hingga akhir pekan ini.

Analis Muhammad Nafan Aji Gusta mengatakan terlihat pola long white bozu candleyang mengindikasikan adanya bullish continuation pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke area resistance.

Berdasarkan daily pivot dari Bloomberg, support pertama maupun kedua memiliki range pada 6.288,577 hingga 6.248,439, sedangkan resistance pertama maupun kedua memiliki range pada 6.348,783 hingga 6.368,851.

“Berdasarkan indikator, MACD masih membentuk pola golden cross di area positif. Sementara itu, Stochastic dan RSI bergerak ke atas di area overbought,” paparnya dalam riset.

Sementara itu, Vice President Research Department Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya memproyeksikan IHSG masih tangguh dengan sentimen positif data penjualan kendaraan roda dua.

Menurut William, rilis data perekonomian mengenai penjualan roda dua yang disinyalir akan berada dalam kondisi yang cukup baik juga dapat memberikan sentimen positif terhadap pola gerak IHSG.

Selain itu, terus meningkatnya capital inflow turut memberikan dorongan terhadap kenaikan IHSG hingga beberapa waktu mendatang.

"Hari ini IHSG berpeluang menguat di level 6.123 - 6.421," demikian menurut risetnya

Sejalan dengan IHSG, indeks Bisnis-27 melanjutkan penguatannya dengan naik 0,37% atau 2,13 poin ke level 569,36 pada pukul 09.30 WIB, setelah berakhir menguat 1,09% atau 6,09 poin di posisi 567,23 pada perdagangan Kamis (10/1).

Indeks saham lainnya di kawasan Asia mayoritas juga menguat pagi ini. Indeks Topix dan Nikkei Jepang masing-masing naik 0,49% dan 0,85%. Adapun indeks Kospi Korea Selatan naik 0,31%, indeks Shanghai Composite dan indeks CSI 300 China masing-masing naik 0,22% dan 0,32%, sedangkan indeks Hang Seng Hong Kong naik 0,13%.

 

Tag : IHSG
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top