Buyung Poetra (HOKI) Targetkan Pabrik Beras Anyar Rampung 2020

Emiten beras, PT Buyung Poetra Sembada Tbk. memproyeksikan pembangunan pabrik beras baru di Sumatra Selatan bisa rampung pada 2020.
Novita Sari Simamora
Novita Sari Simamora - Bisnis.com 18 Desember 2018  |  10:17 WIB
Buyung Poetra (HOKI) Targetkan Pabrik Beras Anyar Rampung 2020
Direktur Utama PT Buyung Poetra Sembada Tbk (BPS) Sukarto Buyung (dari kiri) bersama Komisaris Utama Jonathan Jochanan, dan Senior Vice Presiden Corporate Finance PT RHB Securities Indonesia Bernandus Sumarco, meninjau aktivitas Penawaran Umum Saham Perdana BPS , di Jakarta, Kamis (15/6). - JIBI/Endang Muchtar

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten beras, PT Buyung Poetra Sembada Tbk. memproyeksikan pembangunan pabrik beras baru di Sumatra Selatan bisa rampung pada 2020.

Investor Relations Buyung Poetra Sembada, F. Dion Surijata mengatakan sebelum melakukan pembangunan pabrik beras berkapasitas 40 ton per jam, perseroan akan terlebih dahulu membangun pembangkit listrik tenaga sekam berkapasitas 3MW. Lebih rinci, Dion memaparkan bahwa pembangkit listrik sedang tahap elektrikal, perakitan broiler dan lain-lain.

"Target pembangkit listrik, sebelum semester I/2019 dengan capex Rp60-Rp70 miliar. Untuk pabrik beras, kami mengalokasikan capex hingga Rp110 miliar dan ditargetkan rampung pada 2020," ungkapnya kepada Bisnis, Selasa (18/12/2018).

Terkait dengan pembangkit listrik, katanya, boiler belum semua tiba, tetapi unsur lain sedang dirakit dan serapan belanja modal untuk pembangkit sudah mencapai Rp30 miliar. Dion menambahkan, untuk pembangunan pabrik beras telah masuk dalam perataan tanah dan sedang tahap desain mesin.

Dalam laporan keuangan September 2018, penjualan yang dibukukan oleh HOKI hingga September 2018 senilai Rp1,06 triliun, naik 17,7% dari posisi Rp900,05 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.
HOKI optimis, hingga akhir tahun bisa membukukan penjualan senilai Rp1,3 triliun, atau naik 10%-15% year on year.

Adapun laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk HOKI hingga September 2018 senilai Rp70,76 miliar, naik 95% dari posisi Rp35,96 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Total aset yang dibukukan perseroan hingga September 2018 senilai Rp732,09 miliar, terdiri dari liabilitas senilai Rp191,42 miliar dan ekuitas senilai Rp732,09 miliar. Namun, arus kas yang dibukukan  HOKI tercatat negatif Rp84,75 miliar hingga September 2018.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Buyung Poetra Sembada

Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top