Reliance Sekuritas: IHSG Masih Melemah, Cermati 5 Saham Ini

Reliance Sekuritas Indonesia memprediksi indeks harga saham gabungan (IHSG) pada akhir pekan ini, Jumat (7/12/2018) akan bergerak melemah dengan rentang support resistance 6030-6130.
Fajar Sidik | 07 Desember 2018 06:16 WIB
Pengunjung berbincang di depan monitor perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (18/9/2018). - JIBI/Endang Muchtar

Bisnis.com, JAKARTA - Reliance Sekuritas Indonesia memprediksi indeks harga saham gabungan (IHSG) pada akhir pekan ini, Jumat (7/12/2018) akan bergerak melemah dengan rentang support resistance 6030-6130.

Lanjar Nafi, Equity Technical Analyst  Reliance  Sekuritas menjelaskan Indeks Nikkei (-1.91%), TOPIX (-1.82%), HangSeng (-2.47%) dan Shanghai (-2.16%) terkoreksi mendekati dua persen. Gubernur BOJ menyatakan risiko ekonomi dari luar negeri bisa cukup parah hingga menunjukan optimisme yang memudar atas prospek pertumbuhan perusahaan di AS. Penangkapan CFO salah satu perusahaan perusahan teknologi asal China Huawei dengan tuduhan pelanggaran sanksi AS terhadap Iran meganggu kondusifitas kesepakatan dagang AS-China.

IHSG (-0.29%) ditutup melemah 17.63 poin kelevel 6115.49 dengan sektor Aneka Industry (-2.38%) dan Pertanian (-1.32%) yang menjadi pemimpin pelemahan. Saham ASII (-2.7%) menjadi kontributor pelemahan setelah sebulan belakang ini telah terdapat 2 analis mendowngrade target perseroan dengan target price dilevel Rp8.975 atau peluang upside sebesar 10.8%. Rupiah kembali tertekan memimpin pelemahan mata uang Emerging Market terhadap USD sebesar -0.82% kelevel Rp14.520 per USD Investor asing pun tercatat net sell 395.90 Miliar rupiah.

Indeks Eurostoxx (-1.99%), FTSE (-2.05%) dan DAX (-2.30%) membuka perdagangan dengan gap down memperpanjang penurunannya. Pound tergelincir ketika Perdana Menteri Theresa May mencari kompromi untuk menghindari kekalahan telak dalam kesepakatan Brexitnya dalam pemungutan suara penting di Parlemen minggu depan. Sentimen selanjutnya investor akan terfokus pada Pertemuan OPEC, Laporan pekerja bulan November di AS serta Data perdagangan November di China.

Pergerakan IHSG secara teknikal terkonsolidasi dengan candlestick bullish counter attack meskipun ditutup melemah dari harga kemarin. Indikator Stochastic dead-cross terkonsolidasi negatif pada area overbought dengan momentum bearish indikator RSI yang memberikan signal pelemahan yang mengancam IHSG kembali terkoreksi kelevel MA200. Sehingga diperkirakan IHSG akan bergerak melemah dengan rentan support resistance 6030-6130.

Saham-saham yang masih dapat dicermati diantaranya GGRM, TLKM, AKRA, HOKI, ADRO

(Disclaimer on)

Tag : rekomendasi saham
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top