Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Bitcoin Catatkan Penurunan Bulanan Terburuk dalam 7 Tahun

Bitcoin kembali membukukan penurunan harga bulanan terburuknya dalam tujuh tahun terakhir pada November 2018.
Mutiara Nabila
Mutiara Nabila - Bisnis.com 03 Desember 2018  |  07:04 WIB
Bitcoin Catatkan Penurunan Bulanan Terburuk dalam 7 Tahun
Bitcoin turun - Ilustrasi
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Bitcoin kembali membukukan penurunan harga bulanan terburuknya dalam tujuh tahun terakhir pada November 2018.

Hal tersebut karena banyak investor yang harus kembali melakukan eveluasi prospek euphoria perdagangan mata uang digital pada tahun depan.

Bitcpin mencatatkan penurunan 6,1% pada perdagangan Jumat (30/11) kembali ke US$3.930 per bitcoin dan membuat mata uang digital terbesar itu membukukan penurunan harga bulanan hingga 37%. Jumlah tersebut menjadi penurunan yang paling tajam sejak Agustus 2011, ketika harga bitcoin anjlok 39% ke US$8,20 per bitcoin.

“Belakangan ini kondisi pasar makin buruk,” kata Michael Novogratz, Pendiri Galaxy Digital Holdings Ltd., dikutip dari Bloomberg, Minggu (2/12).

Harga mata uang digital lainnya juga memperpanjang catatan penurunan harganya dengan Ether turun 3% menjadi US$111 per Ether dan mencatatkan penurunan bulanan hingga 43%. Adapun, Ripple (XRP) anjlok 4,1% menjadi US$36 sen dan turun 21% selama sebulan terakhir.

“Banyaknya aksi jual menurut saya karena Komisi Sekuritas dan Bursa (SEC) AS makin ketat pada peraturannya akan penipuan dan kekacauan Initial Coin Offering [ICO]. Hal itu membuat pelaku pasar khawatir,” ungkap Novogratz.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bitcoin
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top