Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Akhir Tahun, Pefindo Kantongi Mandat Surat Utang Rp14,52 Triliun

PT Pemeringkat Efek Indonesia atau Pefindo mencatat masih ada 21 emiten yang berencana untuk menerbitkan surat utang dan kini tengah mengajukan mandat pemeringkatan kepada Pefindo, dengan total rencana emisi Rp14,52 triliun.
Emanuel B. Caesario
Emanuel B. Caesario - Bisnis.com 29 November 2018  |  08:18 WIB
Ilustrasi - www.hennionandwalsh.com
Ilustrasi - www.hennionandwalsh.com

Bisnis.com, JAKARTA—PT Pemeringkat Efek Indonesia atau Pefindo mencatat masih ada 21 emiten yang berencana untuk menerbitkan surat utang dan kini tengah mengajukan mandat pemeringkatan kepada Pefindo, dengan total rencana emisi Rp14,52 triliun.

Berdasarkan data yang dirilis Pefindo per Senin, 26 November 2018, mandat pemeringkatan emisi surat utang tersebut mencakup beragam jenis surat utang. Sebanyak Rp6,95 triliun di antaranya merupakan mandat emisi medium term notes (MTN).

Sementara itu, selebihnya yakni mandat untuk emisi obligasi Rp1,1 triliun, rencana realisasi penawaran umum berkelanjutan (PUB) obligasi Rp1,67 triliun, PUB baru Rp4,5 triliun, dan sukuk Rp300 miliar.

Dari total nilai mandat tersebut, perusahaan sektor finansial berkontribusi 40% atau Rp5,82 triliun. Ada 4 emiten perbankan yang akan menerbitkan surat utang dengan total nilai Rp3 triliun, sedangkan emiten pembiayaan ada 4 juga dengan rencana emisi total Rp2,82 triliun.

Selebihnya adalah dari sektor riil mencapai 17 emiten, tersebar dari beragam jenis sektor. Berikut ini rinciannya:

SektorJumlah EmitenRencana Emisi

(Rp miliar)

Bank43.000
Pembiayaan42.822
Shipping11.500
Porperti32.000
Perkebunan21.350
Konstruksi1500
Jalan Tol11.000
Airport1750
Pertambangan1600
Kimia1500
Pulp & Paper1300
Manufacturing1200
Total2114.522

 

Sumber: Pefindo


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pefindo obligasi korporasi
Editor : Ana Noviani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top