2019, Produksi Tembaga India Diprediksi Anjlok 61%

Produksi tembaga di India diperkirakan anjlok melebihi ekspektasi pada akhir tahun finansial Maret mendatang dengan adanya rencana penutupan operasi untuk perbaikan di Hindalco dan Hindustan Copper yang akan menambah penyusutan pasokan dari penutupan operasi Vedanta sebelumnya.
Mutiara Nabila
Mutiara Nabila - Bisnis.com 21 November 2018  |  05:47 WIB
2019, Produksi Tembaga India Diprediksi Anjlok 61%
Ilustrasi kawat tembaga. - Bloomberg/Andrey Rudakov

Bisnis.com, JAKARTA – Produksi tembaga di India diperkirakan anjlok melebihi ekspektasi pada akhir tahun finansial Maret mendatang dengan adanya rencana penutupan operasi untuk perbaikan di Hindalco dan Hindustan Copper yang akan menambah penyusutan pasokan dari penutupan operasi Vedanta sebelumnya.

Analis Care Ratings Urvisha Jagasheth mengatakan bahwa pasokan tembaga India diperkirakan akan anjlok hingga mencapai 331.000 ton pada Maret tahun 2019.

“Dari data terkini tercatat produksi tembaga India mengalami penurunan hingga 40% menjadi 510.000 ton,” ungkapnya, dilansir dari Bloomberg, Selasa (20/11/2018).

Sementara itu, faktor lain yang membuat pasokan dari India semakin menyusut muncul dari jumlah permintaan yang naik empat kali lipat bersamaan dengan penutupan operasi di Vedanta.

Dengan permintaan tembaga India mencapai sekitar 535.000 ton pada tahun fiskal ini, India diperkirakan akan kembali meningkatkan impor tembaga. Jumlah impor tembaga India sudah mengalami kenaikan dalam periode April-September tahun ini hingga mencapai 42.000 ton. Sekitar 70% tembaga olahannya datang dari Jepang dan sisanya dikirim dari Kongo, Singapura, dan Chili.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
india, komoditas tembaga

Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup