KABAR PASAR 1 NOVEMBER: Menimang 144 Saham Murah, INDF Tertekan Segmen Agribisnis

Berita terkait valuasi sejumlah saham emiten serta kinerja laba PT Indofood Sukses Makmur Tbk. menjadi sorotan media massa hari ini, Kamis (1/11/2018).
Renat Sofie Andriani | 01 November 2018 08:03 WIB
Petugas memeriksa kondisi pesawat terbang jenis Boeing 737 milik maskapai penerbangan Lion Air sebelum terbang di Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani, Semarang, Jawa Tengah, Rabu (31/10/2018). - ANTARA/Aji Styawan

Bisnis.com, JAKARTA – Berita terkait valuasi sejumlah saham emiten serta kinerja laba PT Indofood Sukses Makmur Tbk. menjadi sorotan media massa hari ini, Kamis (1/11/2018).

Berikut rincian topik utama di sejumlah media nasional:

Menimang 144 Saham Murah. Sebanyak 144 saham emiten atau 24% dari total 611 korporasi yang melantai di Bursa Efek Indonesia ternyata memiliki valuasi yang relatif murah dengan price to earning ratio (PER) di bawah 10 kali. (Bisnis Indonesia)

Seluruh Pesawat B737 MAX 8 Laik Terbang. Sebanyak 11 Unit pesawat Boeing 737 MAX 8, baik yang dioperasikan Lion Air dan Garuda Indonesia, dinyatakan laik terbang setelah diperiksa secara khusus, menyusul kecelakaan pesawat sejenis dengan nomor penerbangan JT 610. (Bisnis Indonesia)

INDF Tertekan Segmen Agribisnis. Kinerja segmen agribisnis yang melorot sepanjang Januari—September 2018 membuat laba PT Indofood Sukses Makmur Tbk. turun 13,58% year-on-year menjadi Rp2,82 triliun. (Bisnis Indonesia)

Afrika Salip Indonesia. Peringkat kemudahan berusaha atau Ease of Doing Business Indonesia tercatat turun satu peringkat ke posisi 73 dari sebelumnya 72. Penurunan tersebut disebabkan oleh perbaikan dari sejumlah negara di kawasan Afrika. (Bisnis Indonesia)

30 Saham IPO Cetak Gain di Atas 20%. Jumlah perusahaan yang melakukan penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham di BEI meningkat pada Januari-Oktober 2018, dari 37 korporasi periode sama tahun lalu menjadi 47 atau mencetak rekor baru dalam 10 tahun terakhir. (Investor Daily)

Pemerintah Mengincar Dompet Generasi Milenial. Pemerintah mulai membuka masa penawaran Sukuk Tabungan seri ST-002 hari ini. Para analis menilai, instrumen obligasi ritel berbasis syariah ini bakal laris manis lantaran memberikan imbalan jumbo dan ditawarkan secara daring atawa online. (Kontan)

 

Tag : kinerja emiten
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top