Data Pengangguran AS Tekan IHSG, 14 Saham Ini Berpotensi Naik

MNC Sekuritas memproyeksikan pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) akan tertekan terpengaruh data tingkat pengangguran Amerika Serikat.
Novita Sari Simamora | 08 Oktober 2018 09:26 WIB
Karyawan berjalan melintasi layar informasi Indeks harga saham gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (6/9/2018). - Reuters/Willy Kurniawan

Bisnis.com, JAKARTA—MNC Sekuritas memproyeksikan pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) akan tertekan terpengaruh data tingkat pengangguran Amerika Serikat.

Kepala Riset MNC Sekuritas Edwin Sebayang menuturkan, kinerja IHSG pada perdagangan Senin (8/10/2018) akan bergerak pada rentang 5.681–5.770. Dia mengatakan, setelah seminggu lalu IHSG turun 4,09% disertai aksi jual oleh asing senilai Rp2,39 triliun.

“Tekanan terhadap IHSG belum akan mereda menyusul terjadinya penurunan tingkat pengangguran AS mendekati level terendah dalam 49 tahun terakhir yakni sebesar 3,7% pada September 2018 dan naiknya imbal hasil obligasi AS,” ungkapnya, Senin (8/10/2018).

Edwin menambahkan, naiknya imbal hasil obligasi AS benchmark tenor 10 tahun ke posisi tertinggi yakni 3,24% mendorong turun DJIA 0,68% karena ekapektasi investor The Fed akan melanjutkan kebijakan agresif menaikkan FFR.

Pada perdagangan hari ini, MNC Sekuritas merekomendasikan PTBA, INDY, ITMG, HRUM, JSMR, UNTR, INCO, ANTM, MARK, TINS, BRPT, BMRI, HOKI dan TKIM untuk dibeli.

 

Tag : rekomendasi saham
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top