Reliance Sekuritas: Pola Gerak IHSG Cenderung Tertekan

Binaartha Sekuritas memperkirakan pola pergerakan IHSG cenderung menekan meskipun kemungkinan melanjutkan penguatan menguji bearish trend line.
Mia Chitra Dinisari | 28 September 2018 06:07 WIB
Pelajar mengamati monitor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (13/9/2018). - ANTARA/Sigid Kurniawan

Bisnis.com, JAKARTA - Binaartha Sekuritas memperkirakan pola pergerakan IHSG cenderung menekan meskipun kemungkinan melanjutkan penguatan menguji bearish trend line.

Indikator stocahstic bearish dengan Indikator RSI yang terlihat positif dari middle oscillator. Support resistance IHSG akan berada pada level 5.880-5.970.

Saham-saham yang masih dapat dicermati diantaranya ANTM, BBRI, JSMR, KLBF, LSIP, PGAS, UNTR, MAIN, TRAM.

Analis Lanjar Nafi mengatakan hal tersehut terlihat dari trend terdekat yang bearish jika tidak mampu kembali berada dilevel 6.000 sebagai konfirmasi mematahkan trend bearish.

Dalam perdagangan kemarin, IHSG ditutup menguat 0,95% atau 55,94 poin ke level 5.929,22 dengan sektor Konsumer (+2,20%) memimpin penguatan sektoral.

Bank Indonesia mengadakan pertemuan dengan hasil menaikan suku bunga acuan 25 basis poin kelevel 5,75% dari 5,50% guna mengimbangi pelemahan rupiah akibat outflow yang terjadi disaat fed rate naik.

Bank Indonesia menyatakan konsumsi dalam negeri masih cukup kuat dengan batas atas target pertumbuhan GDP tahun ini sekitar 5,4% dan tahun depan dilevel 5,5%.

Suku bunga acuan pun masih memiliki trend kenaikan hingga tahun depan melihat inflasi yang stabil dengan target atas 4,5% dan pertumbuhan kredit yang masih double digit dilevel 12%.

Meskipun demikian rupiah masih tertekan pada level 14.923 sehingga investor asing berbalik tercatat net sell Rp73,73 miliar setelah mengalami rentetan aksi beli lebih dari seminggu.

 

Tag : IHSG
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top