Harga Karet Turun, Minyak Brent Tambah Kuat

Harga karet ditutup turun pada perdagangan hari ini, Selasa (25/9/2018), terlepas dari berlanjutnya pelemahan nilai tukar yen terhadap dolar AS.
Renat Sofie Andriani | 25 September 2018 16:00 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – Harga karet ditutup turun pada perdagangan hari ini, Selasa (25/9/2018), terlepas dari berlanjutnya pelemahan nilai tukar yen terhadap dolar AS.

Harga karet untuk pengiriman Februari 2019, kontrak teraktif di Tokyo Commodity Exchange (Tocom), berakhir melemah 0,65% atau 1,10 poin di posisi 167,80 yen per kg.

Pagi tadi harga bahan utama pembuatan ban ini dibuka turun 0,12% atau 0,20 poin di posisi 168,70, setelah berakhir melemah 0,70 poin atau 0,41% di 168,90 yen per kg pada perdagangan terakhir sebelum libur nasional, Jumat (21/9).

Di sisi lain, nilai tukar yen terpantau lanjut melemah 0,08 poin atau 0,07% ke level 112,89 yen per dolar AS pada pukul 14.37 WIB. Pada perdagangan Senin (24/9), yen berakhir melemah 0,23 poin atau 0,20% di posisi 112,81.

Sejalan dengan karet Tocom, di Shanghai Futures Exchange, harga karet untuk pengiriman Januari 2019 tergelincir dan berakhir terkoreksi 0,08% atau 10 poin di posisi 12.495 yuan per ton, setelah mampu menguat tiga hari berturut-turut sebelumnya.

Dilansir dari Bloomberg, sentimen pada pasar tetap sepi akibat sejumlah faktor seperti tingginya tingkat persediaan di China dan faktor musiman yang mendukung suplai. Padahal nilai tukar yen terus terdepresiasi untuk hari keempat berturut-turut.

Seperti diketahui, pelemahan nilai tukar yen Jepang membuat harga komoditas yang diperdagangkan dalam mata uang ini menjadi relatif lebih terjangkau bagi para pembeli luar negeri, sehingga berpotensi meningkatkan permintaan untuknya.

Sementara itu, faktor-faktor eksternal seperti meningkatnya kekhawatiran investor seputar memburuknya perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China serta apresiasi dolar AS turut menekan sentimen.

Meski demikian, reli harga minyak mentah sedikit menopang pergerakan karet sekaligus membatasi pelemahannya hari ini.

Berdasarkan data Bloomberg, harga minyak Brent, acuan untuk lebih dari separuh minyak global, hari ini menguat 0,58% ke level US$81,67 per barel pada pukul 14.30 WIB, setelah berakhir melonjak lebih dari 3% pada Senin (24/9).

Harga minyak terus naik setelah OPEC dan sekutunya mengesampingkan permintaan Presiden AS Donald Trump untuk menurunkan harga, dengan menyatakan akan meningkatkan produksi minyak hanya jika pelanggan menginginkannya.

Pergerakan Harga Karet Kontrak Februari 2019 di Tocom

Tanggal

Harga (Yen/Kg)

Perubahan

25/9/2018

167,80

-0,65%

24/9/2018

holiday

holiday

21/9/2018

168,90

-0,41%

20/9/2018

169,60

+2,23%

19/9/2018

165,90

-0,12%

Sumber: Bloomberg

Tag : harga karet
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top