Permintaan Safe Haven Berkurang, Dolar AS Turun

Dolar Amerika Serikat (AS) bergerak di kisaran level terendahnya dalam tujuh pekan pada perdagangan pagi ini, Kamis (20/9/2018).
Renat Sofie Andriani | 20 September 2018 11:27 WIB
Karyawan memperlihatkan mata uang dolar AS di salah satu bank di Jakarta. - JIIBI/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA – Dolar Amerika Serikat (AS) bergerak di kisaran level terendahnya dalam tujuh pekan pada perdagangan pagi ini, Kamis (20/9/2018).

Berdasarkan data Bloomberg, indeks dolar AS, yang melacak pergerakan greenback terhadap sejumlah mata uang utama di dunia turun 0,07% atau 0,062 poin ke level 94,475 pada pukul 10.40 WIB.

Sebelumnya, indeks dolar dibuka di zona hijau dengan kenaikan tipis 0,022 poin atau 0,02% di level 94,559, setelah pada perdagangan Rabu (19/9) berakhir terkoreksi 0,11% atau 0,103 poin di posisi 94,537.

Sebagian koreksi yang dialami dolar AS dikarenakan permintaan untuk mata uang ini, yang memiliki sifat sebagai aset safe haven, berkurang akibat meredanya kegelisahan pasar bahwa rencana pemberlakuan tarif dari AS dan China tidak sekuat seperti yang dikhawatirkan.

Pemerintah Tiongkok menyatakan akan mengenakan tarif balasan terhadap barang-barang asal AS senilai US$60 miliar. Langkah ini merespons pengumuman AS untuk memberlakukan tarif 10% terhadap barang-barang asal China senilai US$200 miliar, lebih kecil dari usulan tarif sebelumnya sebesar 25%.

“Langkah AS yang memilih tarif lebih rendah tampaknya menunjukkan sedikit kelonggaran untuk China,” ujar Yukio Ishizuki, pakar strategi mata uang senior di Daiwa Securities, seperti dikutip dari Reuters.

“Di atas semua itu, pasar berharap bahwa kedua belah pihak akan melanjutkan pembicaraan dan putaran tarif lain dapat dihindari.”

Turut membebani gerak greenback, nilai tukar pound sterling berbalik naik 0,06% ke posisi US$1,3152 pada pukul 10.54 WIB, setelah berakhir turun tipis 0,03% di level US$1,3144 pada Rabu (19/9).

Adapun nilai tukar yen melanjutkan penguatannya sebesar 0,10% atau 0,11 poin ke posisi 112,17 yen per dolar AS, setelah ditutup terapresiasi 0,08 poin di level 112,28 kemarin.

Posisi indeks dolar AS                                                                        

20/9/2018

(Pk. 10.40 WIB)

94,475

(-0,07%)

19/9/2018

94,537

(-0,11%)

18/9/2018

94,640

(+0,15%)

17/9/2018

94,496

(-0,45%)

14/9/2018

94,927

(+0,43%)

 Sumber: Bloomberg

Tag : dolar as
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top