PREDIKSI IHSG JUMAT (14/9/2018): IHSG Uji Level Resisten, Sejumlah Saham Ini Layak Dicermati

IHSG berhasil mempertahankan rebound-nya sepanjang perdagangan Kamis (13/9), di tengah lonjakan pasar saham global menyusul kabar rencana diskusi perdagangan terbaru antara Amerika Serikat (AS) dan China.
Dara Aziliya | 13 September 2018 20:50 WIB
Karyawan melintas di bawah layar monitor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (13/9/2018). - ANTARA/Sigid Kurniawan

Bisnis.com, JAKARTA -- IHSG berhasil mempertahankan rebound-nya sepanjang perdagangan Kamis (13/9), di tengah lonjakan pasar saham global menyusul kabar rencana diskusi perdagangan terbaru antara Amerika Serikat (AS) dan China.

Hari ini, IHSG ditutup menguat 1,04% atau 60,12 poin di level 5.858,27, level penutupan tertinggi sejak 4 September. Rebound IHSG mengakhiri tekanan yang dialami di zona merah 2 hari perdagangan berturut-turut sebelumnya.

Berdasarkan data Bloomberg, sektor infrastruktur  yag menguat 2,05% dan finansial yang naik 1,77% memimpin penguatan enam dari sembilan sektor pada IHSG. Adapun sektor pertanian melemah 1,05% menetap di wilayah negatif bersama sektor aneka industri 0,41% dan perdagangan yang minus 0,36%.

Dari 601 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI), sebanyak 239 saham menguat, 149 saham melemah, dan 212 saham stagnan. Saham PT Telekomunikasi Indonesia Tbk. (TLKM) menguat 3,92%, menjadi pendorong utama terhadap rebound IHSG pada perdagangan hari ini, bersama sejumlah saham emiten perbankan.

Equity Technical Analyst Reliance Sekuritas Lanjar Nafi menyampaikan bahwa pada perdagangan Jumat (14/9/2018) indeks akan dipengaruhi beberapa sentimen seperti investor masih menunggu petunjuk dari bank sentral AS untuk mengetahui arah kebijakan pengetatan berikutnya.

Selain itu, investor juga akan fokus pada data penjualan ritel, produksi industri, dan infestasi aset tetap di China.

“IHSG secara teknikal bergerak kembali menguat rebound tepat pada level Moving Average 5 hari dengan berpotensi besar kembali menguji level 5.900 yang bertepatan dengan level Moving Average 20 dan 50 hari. Indikator stochastic bergerak positif mendekati level jenuh beli dengan momentum bullish dari Indikator RSI yang mendukung pergerakan,” ungkap Lanjar.

Dia memprediksi IHSG akan bergerak ke level resisten dengan rentang pergerakan 5.823—5.913 dengan beberapa saham yang dapat diperhatikan yaitu ASRI, BMTR, JPFA, PTBA, TRAM, dan BBTN.

Sementara itu, Vice President Research Department PT Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya menyampaikan pergerakan IHSG di akhir pekan masih terlihat terkonsolidasi di tengah minimnya sentiment.

“Rilis data neraca perdagangan pada pekan depan disinyalir akan cukup bagus dan dapat memberikan sentimen pendorong bagi kenaikan IHSG. Hari ini IHSG berpotensi menguat,” ungkap William.

Dia memprediksi IHSG akan bergerak pada rentang 5.671—5.889 dengan beberapa saham yang direkomendasikan yaitu JSMR, WTON, WSBP, HMSP, SMRA, SCMA, TLKM, ADHI, dan PWON.

Tag : IHSG
Editor : Riendy Astria

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top