Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Harga Karet Terseret Rencana Tarif Trump

Kekhawatiran tentang isu tarif impor menyeret harga karet turun pada perdagangan hari ini, Jumat (31/8/2018).
Renat Sofie Andriani
Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 31 Agustus 2018  |  15:51 WIB
Petani menoreh pohon karet di kawasan perkebunan kebun karet Jawi jawi, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, Rabu (5/7). - ANTARA/Abriawan Abhe
Petani menoreh pohon karet di kawasan perkebunan kebun karet Jawi jawi, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, Rabu (5/7). - ANTARA/Abriawan Abhe

Bisnis.com, JAKARTA – Kekhawatiran tentang isu tarif impor menyeret harga karet turun pada perdagangan hari ini, Jumat (31/8/2018).

Harga karet untuk pengiriman Februari 2019, kontrak teraktif di Tokyo Commodity Exchange (Tocom), ditutup turun 0,12% atau 0,20 poin di 173,70 yen per kg, setelah dibuka dengan pelemahan 0,29% di posisi 173,40.

Adapun pada perdagangan Kamis (30/8), harga karet kontrak Februari 2019 berakhir menguat 0,81% atau 1,40 poin di posisi 173,90.

Di Shanghai Futures Exchange, harga karet untuk pengiriman Januari 2019 juga terkoreksi dan ditutup turun 0,32% atau 40 poin di 12.430 yuan per ton.

Menurut Gu Jiong, analis di Yutaka Shoji, kontrak berjangka karet terdampak tumbuhnya kekhawatiran mengenai ekonomi China setelah pemerintah AS dikabarkan berencana mengenakan tarif baru pada barang-barang China secepatnya pekan depan.

Bloomberg News melaporkan bahwa Presiden AS Donald Trump siap memberlakukan tarif yang diusulkannya terhadap impor tambahan China senilai US$200 miliar segera setelah periode komentar publik untuk rencana tersebut berakhir pekan depan.

“Kontrak berjangka juga tertekan penguatan mata uang Jepang terhadap dolar AS, yang membuat kontrak berdenominasi yen menjadi lebih mahal bagi pembeli asing,” tambah Gu, seperti dikutip Bloomberg.

Nilai tukar yen terpantau lanjut menguat 0,28 poin atau 0,25% ke level 110,71 yen per dolar AS pada pukul 14.31 WIB, setelah berakhir menguat 0,62% atau 0,69 poin di posisi 110,99 pada Kamis (30/8).

Meski demikian, pelemahan harga karet hari ini dibatasi laporan tentang PMI manufaktur China yang naik menjadi 51,3 pada Agustus dari level 51,2 pada Juli, sekaligus lebih tinggi dari proyeksi para ekonom dalam survei Bloomberg untuk posisi 51.

Pergerakan Harga Karet Kontrak Februari 2019 di Tocom

TanggalHarga (Yen/Kg)Perubahan
31/8/2018173,70-0,12%
30/8/2018173,90+0,81%
29/8/2018172,50+0,17%

Sumber: Bloomberg


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

harga karet
Editor : Fajar Sidik

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top