Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Suspensi Dicabut, Saham APEX Masih Tak Bergerak

Otoritas pasar modal mencabut sanksi penghentian sementara perdagangan efek PT Apexindo Pratama Duta Tbk. (APEX) yang tercatat di papan pengembangan.
Tegar Arief
Tegar Arief - Bisnis.com 09 Agustus 2018  |  16:37 WIB
Pengunjung melintas di samping papan penunjuk Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat (27/7/2018). - JIBI/Felix Jody Kinarwan
Pengunjung melintas di samping papan penunjuk Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat (27/7/2018). - JIBI/Felix Jody Kinarwan

Bisnis.com, JAKARTA - Otoritas pasar modal mencabut sanksi penghentian sementara perdagangan efek PT Apexindo Pratama Duta Tbk. (APEX) yang tercatat di papan pengembangan.

Pada perdagangan hari ini, saham perseroan tidak mengalami perubahan, yakni masih berada di level Rp1.780.

Keputusan itu diambil merujuk pada Pengumuman bursa No: Peng-SPT-00010/BEI.PPI/07-2018; Peng-SPT-00008/BEI.PP2/07-2018; Peng-SPT-00009/BEI.PP3/07-2018 tanggal 30 Juli 2018 perihal Penyampaian Laporan Keuangan yang Berakhir per 31 Maret 2018.

Bursa Efek Indonesia (BEI) juga merujuk pada penyampaian laporan keuangan yang berakhir per 31 Maret 2018 melaoui surat No. 0277/DIR-VIII/18 pada tanggal 8 Agustus 2018 dan telah memenuhi kewajiban pembayaran denda.

"Bursa memutuskan untuk melakukan pencabutan penghentian sementara perdagangan efek APEX di pasar reguler dan pasar tunai," kata P.H. Kepala Divisi Penilaian Perusahaan BEI Rian Ardhi Redhite dalam keterbukaan informasi, Kamis (/8/2018).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

saham
Editor : Ana Noviani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top