Semester I/2018, Penjualan Pizza Hut Memanas

PT Sarimelati Kencana Tbk. membukukan penjualan senilai Rp1,72 triliun pada paruh pertama 2018, atau tumbuh 20,27% dari periode yang sama tahun lalu yang senilai Rp1,43 triliun.
Novita Sari Simamora | 30 Juli 2018 15:02 WIB
Logo Pizza Hut

Bisnis.com, JAKARTA -- PT Sarimelati Kencana Tbk. membukukan penjualan senilai Rp1,72 triliun pada paruh pertama 2018, atau tumbuh 20,27% dari periode yang sama tahun lalu yang senilai Rp1,43 triliun.

Dalam laporan keuangan semester I/2018 yang dirilis Senin (30/7/2018), beban pokok penjualan restoran dengan brand Pizza Hut ini mencapai Rp558,09 miliar, naik 17,77% secara year-on-year (yoy) dari sebelumnya Rp474,05 miliar. Adapun laba usaha yang dibukukan Pizza Hut per Juni 2018 senilai Rp128,19 miliar.

Emiten bersandi saham PZZA ini berhasil membukukan laba periode berjalan senilai Rp81,93 miliar pada semester I/2018, naik 65,54% dari Rp49,49 miliar pada Juni 2017.

PZZA merupakan emiten yang listing di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 23 Mei 2018. Sebanyak 64,79% saham PZZA dimiliki oleh PT Sriboga Raturaya, sedangkan 35,2% lainnya dipegang publik.

Adapun total aset yang dimiliki PZZA per Juni 2018 mencapai Rp2,01 triliun. Aset itu terdiri dari liabilitas dan ekuitas masing-masing senilai Rp899,61 miliar dan Rp1,11 triliun.

Di sisi lain, kapitalisasi pasar PZZA sudah mencapai Rp3,82 triliun.

Berdasarkan catatan Bisnis, dalam tiga tahun ke depan perseroan akan membuka 175 gerai baru. Sebanyak 25% adalah gerai Pizza Hut Restaurant (PHR), sedangkan 75% untuk Pizza Hut Delivery (PHD).

Daerah yang menjadi sasaran utama ekspansi adalah kota-kota di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Pulau Sumatra, Pulau Kalimantan, serta Indonesia Timur.

Tag : pizza hut
Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top