Sinarmas Sekuritas: IHSG Cenderung Mixed, Tp Buy Saham BBNI, PTBA, HRUM dan INDY

Sinarmas Sekuritas memprediksi IHSG bergerak mixed di akhir pekan ini.
Mia Chitra Dinisari | 27 Juli 2018 09:36 WIB
Karyawati berkomunikasi di dekat monitor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (3/7/2018). - JIBI/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA - Sinarmas Sekuritas memprediksi IHSG bergerak mixed di akhir pekan ini.

Tim analis Sinarmas Sekuritas menyebutkan secara teknikal indeks hari Jumat (27/07), IHSG diprediksi bergerak di kisaran 5.927-5.966.

Adapun saham yang direkomendasikan hari ini yakni Top BUY: BBNI, PTBA, HRUM, dan INDY.

Mereka menjelaskan, ada beberapa sentimen yang akan menjadi penggerak IHSG sepanjang hari ini.

Pertama, yakni bursa AS yang ditutup lemah pada perdagangan Kamis (24/07). Harga crude oil stabil di level USD 69.50 per barrel. Harga batubara stabil di level USD 119.90 per Mt. Rupiah bergerak stabil terhadap Dollar AS ke level IDR 14.437. 10Yr Government Bonds Yield turun ke level 7.75%.

Sehubungan dengan emiten, Bank Central Asia (BBCA) membukukan pertumbuhan laba bersih sebesar 8,4% secara tahunan pada semester-I 2018 menjadi Rp 11,4 triliun dengan adanya peningkatan pendapatan operasional sebesar 7,6%.

Sehubungan dengan emiten, Astra International (ASII) mencetak laba bersih sebesar Rp 10,38 triliun pada semester I-2018 atau naik 11,13% secara tahunan. Total pendapatan ASII tumbuh 14,81% menjadi Rp 112,55 triliun. Anak usaha ASII, United Tractors (UNTR) mencatatkan pendapatan usaha sebesar Rp 39 triliun, naik 32% YoY. Laba bersih UNTR tercatat sebesar Rp 6 triliun, tumbuh 60% YoY.

Sehubungan dengan emiten, WSKT berencana untuk menurunkan target kinerja meskipun pencapaian kinerja semester I-2018 tumbuh. Menurut pihak manajemen target tahun ini akan turun sekitar 10%, menyesuaikan dengan mundurnya jadwal realisasi proyek jalan tol.

 

Tag : IHSG
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top