Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Semester I/2018, Nilai Penerbitan Reksa Dana ETF Masih Rendah

Nilai penerbitan reksa dana exchange traded fund (ETF) di pasar modal pada paruh pertama tahun ini mencatatkan penurunan yang cukup dalam.
Tegar Arief
Tegar Arief - Bisnis.com 23 Juli 2018  |  16:01 WIB
Pengguna jalan melintas di depan monitor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), di Jakarta, Jumat (20/7/2018). - JIBI/Nurul Hidayat
Pengguna jalan melintas di depan monitor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), di Jakarta, Jumat (20/7/2018). - JIBI/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA - Nilai penerbitan exchange traded fund (ETF) di pasar modal pada paruh pertama tahun ini mencatatkan penurunan yang cukup dalam.

Dari data Bursa Efek Indonesia (BEI) yang dikutip Senin (23/7/2018), nilai penerbitan ETF pada semester I/2018 hanya Rp37 miliar. Angka tersebut anjlok hingga 96% dibandingkan dengan nilai penerbitan pada semester I/2017 yang tercatat mencapai Rp1,01 triliun.

Berdasarkan catatan Bisnis.com, pada 6 bulan pertama tahun ini ada tiga manajer investasi yang telah merilis produk reksa dana yang dapat diperdagangkan di pasar modal ini.

Ketiganya adalah PT Danareksa Investment Management dengan produknya Danareksa ETF Indonesia Top 40, PT Pinnacle Persada Investama yang merilis Pinnacle IDX30 ETF, dan PT BNI Asset Management dengan BNI-AM Nusantara ETF MSCI Indonesia Equity Index.

Mengutip data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), total produk ETF yang telah beredar di industri reksa dana mencapai 17 produk dengan nilai aktiva bersih (NAB) tercatat mencapai Rp10,13 triliun.

NAB tertinggi berasal dari ETF Fixed Income yakni Rp4,79 triliun dengan 2 produk, kemudian ETF Indeks dengan NAB Rp4,01 triliun dari 2 produk, dan ETF Saham dengan NAB senilai Rp1,33 triliun dengan 13 produk.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

etf
Editor : Riendy Astria

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Banner E-paper
To top