Oso Sekuritas: IHSG Menguat di Level 5.717 - 5.803

Oso Sekuritas memperkirakan IHSG bergerak menguat dengan pergerakan di kisaran 5.717 - 5.803.
Mia Chitra Dinisari | 03 Juli 2018 09:31 WIB
Karyawan berjalan di dekat monitor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (3/4/2018). - JIBI/Nurul Hidayat

Bisnis.com,JAKARTA - Oso Sekuritas memperkirakan  IHSG bergerak menguat dengan pergerakan di kisaran 5.717 - 5.803.

Hal tersebut, menurut analis Oso Sekuritas karena IHSG berada area support dengan indikator Stochastic di rasio 39% dan MACD histogram bergerak ke arah positif dengan volume turun tipis.

Pada perdagangan kemarin (02/07), IHSG ditutup melemah 0,90% ke level 5.746,77. Sembilan dari sepuluh indeks sektoral berakhir dalam teritori negatif, dimana sektor Aneka Industri dan Industri Dasar memimpin pelemahan masing-masing sebesar 4,68% dan 2,19%.

Adapun saham yang menjadi pemberat indeks diantaranya: BMRI,ASII, UNVR, TPIA, SMBR Penurunan yang terjadi pada indeks dikarenakan antisipasi dari para pelaku pasar setelah Bank Indonesia kembali memutuskan untuk menaikkan suku bunga acuan BI 7-Days Repo Rate sebesar 50 basis poin (bps) menjadi 5,25% dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) yang dikakukan pada (29/06).

Adapun rilisnya data Inflssi bulan Juni 2018 sebesar 0,59% lebih rendah dibandingkan Juni 2017 sebesar 0,69% nampaknya belum mampu membawa IHSG berada dalam zona hijau Pelaku pasar asing membukukan aksi jual bersih (Netsell) Sebesar Rp 193,67 miliar. Nilai tukar rupiah terdepresiasi sebesar 0,42% ke level 14,390. Global Market
Sementara itu, indeks utama bursa AS ditutup kompak di teritori positif pada perdagangan awal pekan kemarin (02/07).

Indeks Dow Jones berakhir menguat sebesar 0.14% ke level 24.305, S&P terangkat 0.29% ke level 2726 dan Nasdaq kembali melanjutkan kenaikan sebesar 0.76% ke level 7567.
Penguatan pada indeks terjadi seiring dengan sektor teknologi yang mengalami rebound sehingga membantu untuk mengimbangi ketidakpastian yang sedang berlangsung seputar kebijakan perdagangan. Adapun tujuh dari 11 sektor utama S&P berhasil menguat, dimana

Sektor teknologi memimpin penguatan dengan naik 1%. Sementara saham Apple membukukan gain sebanyak 1,1%, Microsoft Corp naik 1,4% diikuti Nvidia Corp yang juga naik 2,3%.

Berikut sentimen penggerak pasar hari ini

Economic & Industry News
Pemerintah Tetap Optimis Pertumbuhan Ekonomi 2018 Sesuai Target Sebesar 5,2%
BPS Mencatatkan Inflasi Pada Bulan Juni 2018 Sebesar 0,59%
PNBP Pada Bulan Mei 2018 Meningkat Hingga 19,4% yoy Yang Berasal Dari Penerimaan SDA

Corporates News

PT NFC Indonesia Tetapkan Harga IPO Sebesar Rp 1.850 Per Saham

IMAS Akan Membagikan Dividen Sebesar Rp 5 Per Saham Pada 1 Agustus 2018

GJTL Membeli 92,9% Saham PT Filarnendo Sakti Dari PT Polychem Indonesia

CSAP Tambah Modal Anak Usah PT Catur Berkat Bersama Senilai Rp 7 Miliar Pada 28 Juni 2018

MLPL Akan Terbitkan 4,57 Miliar Saham Melalui Right Issue Di Harga Rp 110 Per Saham
MARI Berencana Melakukan Stock Split Dengan Rasio 1:10

MPPA Akan Terbitkan 2,15 Miliar Saham Melalui Right Issue Dengan Harga Rp 375 Per Saham

MYOR Berencana Membeli Tanah Di Balajara Senilai Rp 61,3 Miliar Untuk Membangun Pabrik Baru

Tag : IHSG
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top