Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ini Alasan Indoritel (DNET) Tak Bagikan Dividen

Rapat umum pemegang saham (RUPS) PT Indoritel Makmur Internasional Tbk. memutuskan untuk tak membagikan dividen atau menahan laba 2017 untuk kebutuhan ekspansi.
Novita Sari Simamora
Novita Sari Simamora - Bisnis.com 28 Juni 2018  |  14:29 WIB
Gerai Indoritel Makmur.  - indoritel.
Gerai Indoritel Makmur. - indoritel.

Bisnis.com, JAKARTA -- Rapat umum pemegang saham (RUPS) PT Indoritel Makmur Internasional Tbk. (DNET) memutuskan untuk tak membagikan dividen atau menahan laba 2017 untuk kebutuhan ekspansi.

Adapun, laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk pada akhir 2017 senilai Rp208,35 miliar, atau turun 49% dari posisi Rp410,85 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

"Penggunaan laba 2017, ditahan untuk ekspansi pengembangan perseroan yang lebih lanjut," ungkap Presiden Direktur Indoritel Makmur Internasional Haliman Kustedjo, Kamis (28/6/2018).

Dia mengungkapkan, sumber pendapatan paling banyak berasal dari PT Indarmaco Primatama, lalu disusul oleh PT Nippon Indosari Corpindo Tbk. (ROTI) dan PT Fastfood Indonesia Tbk. (FAST) masing-masing memiliki pangsa pasar sebanyak 46%, 90% dan 22,7%.

Indarmaco dikenal dengan gerai Indomaret. Hingga akhir 2017, total toko yang dimiliki perseroan mencapai 15.335 gerai dan toko waralaba mencapai 4.444 gerai. Pendapatan yang dibukukan Indarmaco pada akhir 2017 senilai Rp63,12 miliar, tumbuh 13% year-on-year.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

indoritel makmur
Editor : Riendy Astria
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top