Profindo Sekuritas Indonesia: IHSG Menguat Terbatas, Rekomendasi Beli 6 Saham Berikut Ini

Profindo Sekuritas Indonesia memproyeksikan indeks pada hari ini bergerak mixed cenderung menguat terbatas dengan range pergerakan 5.803-5.953.
Mia Chitra Dinisari | 26 Juni 2018 08:42 WIB
Karyawan melintas di antara monitor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (16/3/2018). - ANTARA/Sigid Kurniawan

Bisnis.com, JAKARTA - Profindo Sekuritas Indonesia memproyeksikan indeks pada hari ini bergerak mixed cenderung menguat terbatas dengan range pergerakan 5.803-5.953.

Analis Yuliana mengatakan secara teknikal, Indeks membentuk morning star candlestick pattern mengindikasikan potensi bulish reversal. Indikator stochastic sudah berada di area oversold, RSI dan MFI bergerak flat. Namun, adanya pelemahan di bursa global akibat meningkatnya sentimen perang dagang turut mempengaruhi pergerakan Indeks pada hari ini.

Saham yang diperhatikan adalah ADHI (buy), INTP (buy), CPIN (TB), AKRA (buy), TPIA (buy), dan HMSP (buy).

Sementara itu, IHSG berhasil berakhir rebound pada perdagangan kemarin, meskipun sempat melemah setelah dirilisnya data neraca perdagangan yang defisit sebesar USD 1.52 miliar lebih besar dari konsensus yang diperkirakan defisit USD 606 juta.

Asing mencatatkan net sell sebesar Rp 820 miliar dengan saham BBRI dan BRIS menjadi net top seller sedangkan saham BBCA dan SMGR menjadi net top buyer.

Adapun, Wallstreet melemah tajam pada perdagangan Senin waktu setempat akibat meningkatnya ketegangan mengenai sengketa perdagangan antara AS dengan negara-negara maju lainnya. Hal ini terjadi setelah Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin mengatakan bahwa kebijakan pembatasan akan berlaku, tidak secara khusus untuk China, tetapi bagi semua negara yang mencoba mencuri teknologi AS.

Disamping itu juga, adanya laporan bahwa Departemen Keuangan AS sedang menyusun pembatasan yang akan memblokir setidaknya 25 persen kepemilikan China pada perusahaan teknologi AS turut membuat pelemahan indeks. Dow Jones -1.33%, Nasdaq -1.65%, dan S&P 500 -1.37%.

Bursa Eropa berakhir juga berakhir anjlok ditekan sentimen perang dagang. Akibatnya, saham sektor otomotif di Eropa turun tajam disebabkan adanya ancaman Presiden Donald Trump akan mengenakan bea masuk baru untuk pabrikan-pabrikan mobil Eropa.

Selain itu, efek Brexit Inggris membuat perusahaan-perusahaan besar di Inggris mulai bereaksi. Adapun, Airbus mengumumkan akan mengurangi operasionalnya di Inggris, pabrikan mobil asal Jerman BMW, terpaksa membuat menutup pabrik di Inggris. FTSE 100 -2.24%, Stoxx600 -2.04%, CAC 40 -1.92% dan Dax -2.46%.

Tag : IHSG
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top