Prediksi IHSG (20/6/2018): Indeks Bergerak di Level Support 5.790-5.900

Kalangan analis memproyeksikan transaksi pasar modal setelah Lebaran kembali akan kembali ke aktivitas normal.
Novita Sari Simamora | 19 Juni 2018 19:24 WIB
Karyawan beraktivitas di dekat papan elektronik penunjuk Indeks Harga Saham Gabungan, di Jakarta, Selasa (27/2/2018). - JIBI/Felix Jody Kinarwan

Bisnis.com, JAKARTA--Kalangan analis memproyeksikan transaksi pasar modal setelah Lebaran kembali akan kembali ke aktivitas normal.

Analis Binaartha Sekuritas M. Nafan Aji Gusta Utama mengungkapkan, efek libur Lebaran masih terasa hingga akhir pekan ini. Hingga akhir Lebaran ini, indeks harga saham gabungan (IHSG) berpotensi berada pada rentang support 5.790-5.900 dan resistan pada level 6.200.

"Sentimen libur Lebaran masih akan berdampak pada pasar saham, sehingga rentang IHSG cukup jauh," ungkapnya saat dihubungi Bisnis.com, Selasa (19/6/2018).

Selain itu, rencana Bank Indonesia (BI) untuk menaikkan 7 Days Repo Rate (DRR) berpotensi menjadi katalis positif bagi Indonesia. Bila BI menaikkan suku bunga acuan, maka itu adalah kebijakan preemptif dan patut diapresiasi, apalagi nilai tukar rupiah terhadap dolar semakin melemah.

Dia memprakirakan, bila rupiah mencapai level Rp14.200 per dolar, maka bank sentral berpotensi menaikkan kembali suku bunga. Meskipun BI menaikkan 7DRR, katanya, pasar modal Indonesia masih akan tetap menarik karena fundamental ekonomi dalam negeri cukup baik.

Dalam sebulan terakhir, IHSG telah berhasil naik 3,79% menuju level 5.993. Namun, sepanjang tahun berjalan, kinerja IHSG masih terkoreksi 5,7%.

Tag : IHSG
Editor : Ana Noviani

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top