KURS RUPIAH 25 MEI: Spot Melemah 25 Poin ke 14.158

Nilai tukar rupiah berhasil memperpanjang rebound-nya dan menguat pada akhir perdagangan Kamis (24/5/2018), sejalan dengan apresiasi mayoritas mata uang Asia terhadap dolar AS. Bagaimana pergerakan kurs rupiah atas dolar AS pada perdagangan hari ini? Ikuti lajunya secara live.
Aprianto Cahyo & Renat Sofie | 25 Mei 2018 16:09 WIB
Rupiah - JIBI/Rahmatullah

Bisnis.com, JAKARTA — Nilai tukar rupiah berhasil memperpanjang rebound-nya dan menguat pada akhir perdagangan Kamis (24/5/2018), sejalan dengan apresiasi mayoritas mata uang Asia terhadap dolar AS.

Rupiah ditutup menguat 76 poin atau 0,53% di Rp14.133 per dolar AS. Pada perdagangan Rabu (23/5/2018), rupiah berakhir melemah 67 poin atau 0,47% di posisi Rp14.209.

Sepanjang perdagangan kemarin, rupiah bergerak pada level Rp14.133 – Rp14.213 per dolar AS. Tak tanggung-tanggung, rupiah mencatat penguatan terbesar di antara mata uang lainnya di Asia pada Kamis per pukul 18.02 WIB.

Penguatan mata uang garuda diikuti yen Jepang dan baht Thailand yang masing-masing menguat 0,36% dan 0,20%. Depresiasi nilai tukar terpantau hanya dicatatkan peso Filipina sebesar 0,22% .

Sementara itu, indeks dolar AS yang mengukur kekuatan kurs dolar AS terhadap sejumlah mata uang utama terpantau melemah 0,22% atau 0,205 poin ke level 93,798 pada pukul 17.52 WIB, Kamis.

Dilansir dari Bloomberg, mata uang dan obligasi Asia naik saat dolar AS melemah pascarilis risalah rapat The Federal Reserve.

Meski para pembuat kebijakan The Fed tampak siap menaikkan suku bunga acuannya pada Juni, tidak ada kejelasan mengenai berapa kali suku bunga akan naik lebih lanjut tahun ini, setelah kenaikan pada pertemuan kebijakan Juni.

Imbal hasil obligasi AS bertenor 10 tahun turun 7 basis poin ke posisi 2,99% pada Rabu (23/5/2018), untuk pertama kalinya turun ke bawah 3% sejak 15 Mei.

“Risalah rapat The Fed dari pertemuan Mei (1-2 Mei) mengalihkan perhatian [pasar] dari peristiwa geopolitik, yang membantu pasar ekuitas AS pulih dari penurunannya dan memberi keseimbangan atas kesuraman untuk Asia,” ujar Jingyi Pan, market strategist di IG Asia.

Di sisi lain, Analis Binaartha Sekuritas, M Nafan Aji Gusta Utama mengatakan pelantikan Gubernur Bank Indonesia (BI) yang baru, Perry Warjiyo, turut mengangkat pasar finansial pada Kamis.

Kepada awak media di Jakarta, Perry menyatakan BI akan memprioritaskan kebijakan moneter sebagai instrumen untuk mempertahankan stabilitas. Prioritasnya sendiri dalam jangka pendek adalah memperkuat langkah untuk menstabilkan rupiah.

Bagaimana pergerakan kurs rupiah atas dolar AS pada perdagangan hari ini? Ikuti lajunya secara live.

16:06 WIB

Pukul 15.59 WIB: Spot Ditutup Menguat 8 Poin di 14.125

Nilai tukar rupiah berhasil membalik pelemahannya dan berakhir menguat 8 poin atau 0,06% di Rp14.125 per dolar AS seiring pergerakan IHSG pada penutupan perdagangan hari ini, Jumat (25/5/2018).

15:32 WIB

Pukul 15.27 WIB: Spot Melemah 26 Poin ke 14.159

Nilai tukar rupiah melemah 26 poin atau 0,18% ke Rp14.159 per dolar AS seiring pergerakan IHSG menjelang penutupan perdagangan hari ini, Jumat (25/5/2018).

14:10 WIB

Pukul 14.03 WIB: Spot Melemah 25 Poin ke 14.158

Nilai tukar rupiah melemah 25 poin atau 0,18% ke Rp14.158 per dolar AS seiring pergerakan IHSG pada awal sesi II perdagangan hari ini, Jumat (25/5/2018).

10:58 WIB

Pk. 10.22 WIB: Spot Melemah 20 Poin ke 14.153

Rupiah melemah 20 poin atau 0,14% ke Rp14.153 per dolar AS

09:37 WIB

Pk. 09.25 WIB: Indeks Dolar Kembali Menguat, Rupiah Melemah ke 14.170

Rupiah atas dolar AS melemah 37 poin atau 0,26% ke Rp14.170 per dolar AS, di saat indeks dolar AS menguat 0,14 poin atau 0,16% ke level 93,922 (pk. 09.24 WIB).

09:00 WIB

Pukul 8.51 WIB: Spot Melemah 31 Poin ke 14.164

Nilai tukar rupiah di pasar spot melemah 0,22% atau 31 poin ke level Rp14.164 per dolar AS.

08:15 WIB

Pukul 8.00 WIB: Spot Dibuka Melemah 22 Poin ke 14.155

Nilai tukar rupiah di pasar spot dibuka melemah 0,16% atau 22 poin ke level Rp14.155 per dolar AS.

07:48 WIB

Indeks Dolar AS Kehilangan Kekuatan Reli

 Indeks dolar Amerika Serikat pada penutupan perdagangan Kamis (24/5/2018) melemah 0,24% ke level 93,775.

Pada perdagangan hari ini, Jumat (25/5/2018), indeks dolar AS dibuka menguat 0,03% ke 93,799. Pada pk. 06.46 WIB, indeks dolar AS naik 0,02% ke 93,798

Dolar tergelincir terhadap sejumlah mata uang utama lainnya pada Kamis, dan menduduki posisi terendah dua minggu terhadap yen Jepang, setelah Presiden AS Donald Trump membatalkan pertemuan puncak KTT AS-Korut dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un.

Trump membatalkan pertemuan bersejarah dengan pemimpin Korea Utara karena menilai ada "permusuhan terbuka" yang disampaikan Pyongyang, dan memperingatkan bahwa militer AS siap jika ada tindakan sembrono yang dilakukan Korea Utara.

"Ada sedikit suasana risk-off di pasar keuangan global sebagai akibat dari pengumuman itu," kata Omer Esiner, kepala analis Commonwealth Foreign Exchange Inc seperti dikutip Reuters, Jumat (25/5/2018).

Sementara analis lainnya mengemukakan ada aksi jual dolar. "Pada saat yang sama, terjadi aksi jual dolar," kata Paresh Upadhyaya, direktur strategi mata uang Amundi Pioneer Investments di Boston.

Dikemukakan, pasar merasakan reli dolar AS sudah mulai hilang kekuatannya, setelah rilis risalah pertemuan kebijakan terakhir atau Mei Federal Reserve yang dipaparkan Rabu.

Pasar menilai recana kenaikan suku bunga acuan bank sentral AS akan sejalan dengan ekspektasi pasar.

06:54 WIB

Pasar Tunggu Pengesahan UU Terorisme

Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly mengatakan pemerintah dan DPR sudah sepakat soal Revisi Undang-undang Terorisme.

Yasinna pun meyakini pada hari ini, Jumat (25/5/2018), revisi UU Terorisme akan disetujui dalam rapat paripurna.

"Insyaallah (dibawa ke paripurna)," kata Yasonna di Kompleks Parlemen, tadi malam, Kamis (24/5/2018).

Dirinya optimistis keputusan paripurna hari ini akan dilakukan secara musyawarah untuk mufakat oleh seluruh fraksi di DPR.

"Musyawarah," ucapnya.

Hingga tadi malam, Pansus DPR yang merumuskan revisi UU No.15/2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme (UU Terorisme) sedang membangun konstruksi hukum yang baru.

Selain ada konten pencegahan juga ada tim pengawas, pemulihan korban, dan keterlibatan TNI.

06:41 WIB

KTT AS-KORUT Batal, Trump Surati Kim Jong Un

Presiden AS Donald Trump mengirim surat kepada Presiden Korea Utara Kim Jong Un pada hari ini, Kamis (24/5) yang mengutarakan kekecewaannya terhadap pemimpin Korut itu yang akan berdampak pada batalnya rencana pertemuan pemimpin kedua negara tersebut.

Surat tersebut diunggah oleh Trump dalam akun media sosialnya dengan kop surat resmi Gedung Putih, Washington dengan tanggal 24 Mei.

Dalam surat itu, Trump membuka pesan dengan bahasa yang sangat diplomatis dan mengapresiasi upaya Korut selama ini yang mulai ingin membuka dialog, yang disebutnya sebagai permintaan dari pihak Korut sendiri.

Namun, Trump juga menyatakan kekecewaannya atas pernyataan terbaru Kim Jong Un yang melakukan propaganda lagi tentang persenjataan nuklirnya.

"Sungguh menyedihkan. berdasarkan kemarahan yang luar biasa dan permusuhan terbuka yang ditampilkan dalam pernyataan terbaru Anda [Kim Jong Un]. Saya merasa itu tidak pantas, pada saat ini untuk mengadakan pertemuan yang direncanakan telah lama. Karena itu. tolong biarkan surat ini berfungsi untuk mewakili bahwa KTT Singapura. demi kebaikan kedua belah pihak. tetapi merugikan dunia. tidak akan terjadi. Anda berbicara tentang kemampuan nuklir Anda. tetapi kami begitu besar dan kuat sehingga saya berdoa kepada Tuhan [senjata pemusnah itu] tidak akan pernah digunakan," demikian nukilan surat Trump.

Akan tetapi, pada ujung surat tersebut Trump masih membuka kesempatan kepada Korea Utara untuk melanjutkan rencana pertemuan kedua kepala negara tersebut yang diagendakan akan berlangsung di Singapura pada 12 Juni mendatang.

"Jika Anda berubah pikiran harus dilakukan dengan pertemuan puncak yang paling penting ini. jangan ragu untuk menelepon saya atau menulis surat. Dunia. dan khususnya Korea Utara. memiliki peluang besar untuk perdamaian abadi serta meraih kemakmuran dan kekayaan yang besar. Kesempatan yang hilang ini adalah sejarah momen sesaat yang menyedihkan," tulis Trump.

Berikut ini salinan lengkap surat tersebut:

THE WHITE HOUSE WASHINGTON

May 24.

His Excellency Kim Jong Un Chairman of the State Affairs Commission of the Democratic People's Republic of Korea Pyongyang

Dear Mr. Chairman:

We greatly appreciate your time. patience. and effort with respect to our recent negotiations and discussions relative to a summit long sought by both parties. which was scheduled to take place on June I2 in Singapore. We were informed that the meeting was requested by North Korea. but that to us is totally irrelevant. l was very much looking forward to being there with you.

Sadly. based on the tremendous anger and open hostility displayed in your most recent statement. I feel it is inappropriate. at this time. to have this long-planned meeting. Therefore. please let this letter serve to represent that the Singapore summit. for the good of both parties. but to the detriment of the world. will not take place. You talk about your nuclear capabilities. but ours are so massive and powerful that I pray to God they will never have to be used.

I felt a wonderful dialogue was building up between you and me. and ultimately. it is only that dialogue that matters. Some day, I look very much forward to meeting you. In the meantime. I want to thank you for the release of the hostages who are now home with their families. That was a beautiful gesture and was very much appreciated.

If you change your mind having to do with this most important summit. please do not hesitate to call me or write. The world. and North Korea in particular. has lost a great opportunity for lasting peace and great prosperity and wealth. This missed opportunity is a trully sad moment in history.

06:24 WIB

Perdagangan Kamis, Indeks Dolar Ditutup Melemah

Indeks dolar AS pada perdagangan Kamis atau Jumat pagi WIB ditutup melemah 0,22 poin atau 0,24% ke level 93,775

Tag : Gonjang Ganjing Rupiah
Editor : News Editor

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Top