Rekomendasi Obligasi: Harga SUN Berpeluang Naik Lagi

MNC Sekuritas memperkirakan bahwa pada perdagangan hari ini, Jumat (25/5/2018) harga surat utang negara atau SUN akan berpeluang mengalami kenaikan.
Emanuel B. Caesario | 25 Mei 2018 09:20 WIB
SURAT UTANG NEGARA

Bisnis.com, JAKARTA--MNC Sekuritas memperkirakan bahwa pada perdagangan hari ini, Jumat (25/5/2018) harga surat utang negara atau SUN akan berpeluang mengalami kenaikan.

I Made Adi Saputra, fixed income analyst MNC Sekuritas, mengatakan bahwa peluang kenaikan ini didukung oleh dollar Amerika yang mengalami pelemahan serta kembali turunnya imbal hasil US Treasury di tengah klaim penggangguran yang meningkat lebih dari yang diperkirakan.

Sejumlah seri yang direkomendasikan Made untuk ditransaksikan hari ini yakni seri FR0069, FR0073, FR0058, FR0074, FR0065, FR0068, FR0072, FR0075, dan FR0067

Made mengatakan, setelah disampaikannya notulen Rapat Dewan Gubernur Bank Sentral Amerika serta meredanya tekanan terhadap nilai tukar rupiah, imbal hasil Surat Utang Negara bergerak bervariasi dengan kecenderungan mengalami penurunan pada perdagangan hari Kamis (24/5/2018) kemarin.

Dolar Amerika yang kembali melemah pada perdagangan kemarin didorong oleh fokus pelaku pasar yang berubah setelah disampaikannya notulen Rapat Dewan Gubernur Bank Sentral Amerika.

Adapun The Fed yang membiarkan inflasi naik lebih tinggi serta tidak akan tergesa -gesa dalam melakukan pengetatan kebijakan moneter mendorong US Treasury mengalami penurunan imbal hasil di tengah Presiden Trump membatalkan pertemuan dengan Korea Utara.

Perubahan tingkat imbal hasil berkisar antara 1 - 10 bps. Imbal hasil SUN tenor pendek (1-4 tahun) turun berkisar antara 1 - 9 bps dengan harga turun hingga sebesar 12 bps.

"Secara teknikal, harga SUN untuk tenor pendek masih mengalami tren sideways, sementara harga SUN untuk tenor menengah dan panjang masih mengalami tren penurunan harga. Namun, penurunan harga dibatasi oleh harga SUN yang berada di area jenuh jual (oversold)," tulis Made dalam riset harian, Jumat (25/5/2018).

Berikut ini perubahan imbal hasil dan harga seri-seri acuan SUN dan obligasi global kemarin:

FR63 : 7.022% -1.05 bps, harga +4.2 bps
FR64 : 7.535% -4.46 bps, harga +28.9 bps
FR65 : 7.999% -3.83 bps, harga +30.3 bps
FR75 : 7.960% -6.42 bps, harga +61.2 bps

INDO-23 : 4.067% -2.73 bps, harga +11.1 bps
INDO-28 : 4.428% -6.20 bps, harga +46.0 bps
INDO-38 : 5.105% -3.61 bps, harga +48.0 bps
INDO-48 : 4.977% -5.17 bps, harga +73.7 bps

UST 10Y : 2.977% -0.016 bps
UST 30Y : 3.127% -0.025 bps
Gilt 10Y : 1.402% -0.040 bps
Bund 10Y : 0.472% -0.035 bps

Volume SUN senilai Rp8,47 triliun dari 28 seri, nilai seri acuan sebesar Rp4,46 triliun. Volume PBS senilai Rp199 miliar dari 4 seri. Volume Corp Bond senilai Rp1,07 triliun dari 51 seri.

Rupiah ditutup menguat 77 poin atau 0,54% ke level Rp14.133 per dolar AS setelah bergerak di kisaran Rp14.133 - Rp14.213 per dolar AS.

Tag : Obligasi
Editor : Ana Noviani

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top