Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bursa China Catat Pekan Terburuk Dalam Sebulan Terakhir

Pelemahan indeks Shanghai Composite dan CSI 300 China berlanjut pada akhir perdagangan hari ini, Jumat (25/5/2018), seiring mengeruhnya sentimen setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump membatalkan rencana pertemuannya dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un.
Renat Sofie Andriani
Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 25 Mei 2018  |  16:42 WIB
Bursa China Catat Pekan Terburuk Dalam Sebulan Terakhir
Bursa China - Reuters
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Pelemahan indeks Shanghai Composite dan CSI 300 China berlanjut pada akhir perdagangan hari ini, Jumat (25/5/2018), seiring mengeruhnya sentimen setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump membatalkan rencana pertemuannya dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un.

Indeks Shanghai Composite ditutup melemah 0,42% atau 13,35 poin di level 3.141,30, setelah berakhir melemah 0,45% atau 14,31 poin di posisi 3.154,65 pada perdagangan Kamis (24/5).

Adapun indeks CSI 300 di Shenzhen yang berisi saham-saham bluechip berakhir melemah 0,28% atau 10,72 poin di level 3.816,50, setelah ditutup melemah 0,71% atau 27,37 poin di posisi 3.827,22 kemarin.

Dilansir dari Reuters, indeks Shanghai Composite telah turun 1,6% pekan ini, sedangkan indeks CSI 300 melemah 2,2%, masing-masing membukukan penurunan mingguan terburuknya sejak akhir April.

Pada Kamis (24/5/2018) waktu setempat, Trump mengumumkan pembatalan mendadak atas rencana tatap muka pertamanya dengan Kim Jong Un yang sedianya akan berlangsung di Singapura pada 12 Juni mendatang.

Dalam sebuah surat resmi yang ditujukan kepada Kim Jong-un, Trump menyebut "permusuhan terbuka" yang dilontarkan Pyongyang dan memperingatkan bahwa militer AS siap terhadap tindakan apa pun dari Korea Utara.

Pada saat yang sama, menambah kekhawatiran investor tentang perang dagang, pemerintahan Trump telah melancarkan penyelidikan keamanan nasional terhadap impor mobil dan truk.

Langkah ini dapat mendorong AS untuk menerapkan tarif baru terhadap kendaraan-kendaraan yang datang dari luar negara, setelah pemberlakuan tarif serupa untuk impor baja dan aluminium pada Maret.

Menteri Perdagangan AS Wilbur Ross berencana mengunjungi China awal bulan depan untuk putaran diskusi lain di tengah gesekan perdagangan yang sedang berlangsung antara dua negara berkekuatan ekonomi terbesar di dunia tersebut.

Sejalan dengan bursa China, indeks Hang Seng Hong Kong berakhir melemah 0,56% atau 172,37 poin di level 30.588,04 pada perdagangan hari ini.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bursa china Donald Trump
Editor : Sutarno
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top