Sinarmas Sekuritas: Rekomendasi Saham BoW: WIKA, LEAD

IHSG diperkirakan bergerak melemah. Secara teknikal indeks hari Rabu (16/5) diprediksi bergerak di kisaran 5.763--5.871.
Fajar Sidik | 16 Mei 2018 09:02 WIB
Pengunjung beraktivitas di dekat papan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), di Jakarta, Jumat (26/1/2018). - JIBI/Felix Jody Kinarwan

Bisnis.com, JAKARTA -- IHSG diperkirakan bergerak melemah. Secara teknikal indeks hari Rabu (16/5) diprediksi bergerak di kisaran 5.763--5.871.

Bursa AS ditutup melemah pada perdagangan Selasa (15/05) ditengah sentimen akan kenaikan inflasi dikarenakan harga minyak melesat, serta US 10-yr Treasury yang kembali bergerak di atas 3%.

Mata uang rupiah bergerak stabil terhadap dollar AS di level Rp 13,989. Harga crude oil stabil di level USD 71.03 per barrel. Harga batubara naik ke level USD 104.25 per juta ton. 10Yr Government Bonds Yield stabil di level 7.1%.

· Dari dalam negeri, BPS mencatat defisit neraca perdagangan pada April tahun ini mencapai US$ 1,63 miliar. Impor tercatat naik 11.3% secara bulanan (MoM) atau 35% secara tahunan (YoY), sedangkan ekspor turun 7% MoM atau naik 9% YoY.

Kenaikan impor terutama dikontribusi oleh impor bahan baku/penolong yang naik 33% YoY dan impor barang konsumsi yang naik 38% YoY. Hal ini diperkirakan karena terjadinya ramp-up produksi produsen barang-barang konsumsi menjelang bulan Ramadhan dan hari raya Lebaran.

Sehubungan dengan emiten, Adhi Karya (ADHI) berencana menggarap proyek kereta layang (loop line) sepanjang 26 km kepada Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Adhi Karya akan mengerjakan proyek itu secara konsorsium, dengan estimasi nilai proyek Rp 12-15 triliun.

Rekomendasi Saham:

Top Buy: INDF, INKP

BoW: WIKA, LEAD

Tag : IHSG
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top