Rekomendasi Obligasi: Pelaku Pasar Tunggu FOMC The Fed

MNC Sekuritas memperkirakan bahwa pada perdagangan hari ini, Kamis (26/4/2018) harga surat utang negara atau SUN masih akan bergerak dengan tren penurunan di tengah pelaku pasar yang masih menantikan FOMC The Fed.
Emanuel B. Caesario | 26 April 2018 09:37 WIB
Ilustrasi - www.hennionandwalsh.com

Bisnis.com, JAKARTA--MNC Sekuritas memperkirakan bahwa pada perdagangan hari ini, Kamis (26/4/2018) harga surat utang negara atau SUN masih akan bergerak dengan tren penurunan di tengah pelaku pasar yang masih menantikan FOMC The Fed.

I Made Adi Saputra fixed income analyst MNC Sekuritas mengatakan bahwa harga berpotensi bergerak turun di tengah tren kenaikan imbal hasil surat utang global pada sepekan terakhir.

"Adapun investor asing yang menempatkan dana-nya di SBN juga semakin mengecil didorong oleh pelemahan nilai tukar rupiah," katanya dalam riset harian, Kamis (26/4/2018).

Sejumlah seri yang direkomendasikan Made untuk ditransaksikan hari ini yakni FR0069, FR0053, FR0058, FR0074, FR0068, FR0072, FR0075, dan FR0067.

Made mengatakan, pergerakan imbal hasil SUN pada perdagangan kemarin, Rabu (25/4/2018) ditutup mengalami kenaikan di tengah pelaku pasar yang masih menantikan hasil dari pelaksanaan Rapat Dewan Gubernur Bank Sentral Amerika.

Adapun nilai tukar rupiah yang masih mengalami tren pelemahan di tengah penguatan dollar Amerika pada sepekan terakhir dorong aksi jual oleh investor asing maupun dalam negeri.

Pelaksanaan FOMC akan diadakan pada pekan depan untuk membahas kenaikan suku bunga The Fed.

Perubahan tingkat imbal hasil berkisar antara 1 - 17 bps. Imbal hasil SUN tenor pendek (1-4 tahun) naik berkisar antara 10 - 17 bps dengan harga turun hingga sebesar 60 bps.

"Adapun secara teknikal, harga SUN masih terlihat mengalami tren penurunan dalam jangka pendek namun akan harga SUN yang berada di area jenuh jual (oversold) akan membatasi penurunan harga SUN," katanya.

Berikut ini perubahan imbal hasil dan harga seri-seri acuan SUN dan obligasi global kemarin:

FR63.. 6.654% 37.02 bps, harga -154.1 bps
FR64.. 7.135% 21.57 bps, harga -147.4 bps
FR65.. 7.275% 11.37 bps, harga -99.5 bps
FR75.. 7.617% 13.44 bps, harga -137.2 bps

INDO-23.. 3.835% 4.13 bps, harga -17.3 bps
INDO-28.. 4.418% 12.24 bps, harga -92.3 bps
INDO-38.. 4.986% 10.30 bps, harga -142.5 bps
INDO-48.. 4.906% 12.39 bps, harga -183.2 bps

UST 10Y.. 3.031% 0.041 bps
UST 30Y.. 3.212% 0.054 bps
Gilt 10Y.. 1.542% 0.004 bps
Bund 10Y.. 0.631% -0.004 bps

Volume SUN senilai Rp14,35 triliun dari 37 seri, nilai seri acuan sebesar Rp5,29 triliun. Volume PBS senilai Rp608 miliar dari 4 seri. Volume Corp Bond senilai Rp1,28 triliun dari 59 seri.

Sementara itu, Rupiah melemah lagi sebesar 32 poin atau 0,23% ke level 13921 setelah bergerak di kisaran 13880 - 13924.

Tag : surat utang negara
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top