Mayoritas Sektor Tekan IHSG Hari Kedua Berturut-turut

Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah pada perdagangan hari kedua berturut-turut, Senin (23/4/2018), sejalan dengan pelemahan bursa Asia.
Renat Sofie Andriani | 23 April 2018 16:52 WIB
Karyawan melintas di dekat monitor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (12/2/2018). - JIBI/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA— Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah pada perdagangan hari kedua berturut-turut, Senin (23/4/2018), sejalan dengan pelemahan bursa Asia.

IHSG ditutup melemah 0,47% atau 29,55 poin di level 6.308,15, setelah dibuka di zona merah dengan turun 0,14% atau 9,05 poin di level 6.328,65. Pada perdagangan Jumat (20/4), IHSG berakhir melemah 0,29% atau 18,21 poin di level 6.337,69.

Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak pada kisaran level 6.298,38 – 6.335,45. Dari 575 saham yang diperdagangkan hari ini, sebanyak 153 saham menguat, 229 saham melemah, dan 203 saham stagnan.

Berdasarkan data Bloomberg, enam dari sembilan indeks sektoral IHSG berakhir di zona merah, dipimpin sektor properti (-0,89%) dan konsumer (-0,85%). Sektor infrastruktur stagnan, sedangkan sektor industri dasar dan perdagangan masing-masing naik 0,29% dan 0,09%.

Sejalan dengan IHSG, indeks Bisnis-27 berakhir melemah 0,66% atau 3,70 poin di level 556,08, setelah ditutup melemah 0,27% di posisi 559,79 pada perdagangan Jumat (20/4).

Mayoritas indeks saham lainnya di Asia Tenggara juga terpantau terkoreksi sore ini dengan indeks FTSE Malay KLCI (-0,39%), indeks PSEi Filipina (-0,09%), dan indeks SE Thailand (-0,36%). Adapun indeks FTSE Straits Time Singapura naik tipis 0,08%.

Di kawasan Asia lainnya, indeks Topix dan Nikkei 225 Jepang masing-masing ditutup turun 0,02% dan 0,33%. Indeks Kospi Korsel juga berakhir negatif dengan pelemahan 0,09%.

Sementara itu di China, pergerakan indeks Shanghai Composite berakhir turun 0,11% dan CSI 300 ditutup naik 0,15%. Adapun indeks Hang Seng Hong Kong ditutup melemah 0,54%.

Secara keseluruhan, indeks MSCI Asia Pacific turun 0,4% ke posisi 173,20 pada pukul 4.29 sore waktu Hong Kong. Mayoritas indeks acuan ekuitas di seluruh kawasan turun seiring pelemahan kinerja perusahaan teknologi.

“Akan ada satu atau dua masalah untuk beberapa perusahaan teknologi tetapi secara keseluruhan, kinerja untuk kekuatan harga dan daya tarik aset berisiko sangat baik untuk ekuitas,” kata Sean Darby, chief global strategist untuk unit global di Hong Kong Jefferies Group LLC, kepada Bloomberg.

Saham-saham penekan IHSG:

 Kode

(%)

BBRI

-2,19

BBCA

-0,86

ASII

-1,32

GGRM

-2,28

Saham-saham pendorong IHSG:

Kode

(%)

TKIM

+10,51

UNTR

+2,04

MEGA

+5,88

IMAS

+23,74

Sumber: Bloomberg

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
IHSG

Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top