Pefindo Revisi Outlook Utang TPS Food, Saham AISA Mulai Merangkak Naik

Kinerja saham emiten makanan dan minuman, PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk. dengan kode saham AISA menghijau pada penutupan perdagangan hari ini, Senin (16/4).
Novita Sari Simamora | 16 April 2018 18:46 WIB
TPS Food - tigapilar.com

Bisnis.com, JAKARTA -- Kinerja saham emiten makanan dan minuman, PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk. dengan kode saham AISA menghijau pada penutupan perdagangan hari ini, Senin (16/4).

Saham AISA ditutup meningkat 2,44% atau 15 poin menuju Rp630 per saham. Saham AISA pada perdagangan hari ini ditransaksikan pada kisaran Rp620 per saham--Rp645 per saham.

Sepanjang tahun berjalan, kinerja saham AISA sempat naik 32,35%. Namun, bila dihitung selama setahun, kinerja saham AISA telah turun 72,2%.

Sepanjang 2018, tercatat net buy saham AISA sebesar Rp44,52 miliar. Adapun price earning ratio (PER) AISA berada pada level 8,75% dan kapitalisasi pasar Rp2,03 triliun.

Jumat pekan kemarin, lembaga pemeringkat PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menaikkan outlook PT Tiga Pilar Sejahtera Tbk., dari negatif menjadi stabil, pascapersetujuan perpanjangan tenor surat utang yang akan jatuh tempo.

Martin Pandiangan, Analis Pefindo mengatakan peningkatan outlook tersebut karena Tiga Pilar Sejahtera telah memperoleh perpanjangan waktu selama 12 bulan untuk melunasi obligasi dan surat utang syariah yang akan jatuh tempo.

Menurutnya, perpanjangan waktu selama 12 bulan menurunkan risiko pembiayaan kembali dan memberikan kecukupan waktu bagi AISA untuk mengeksekusi beberapa aksi korporasi dengan tujuan pelunasan utang.

Di saat yang sama, Pefindo mempertahankan peringkat idCCC untuk obligasi I/2013 dan idCCCsy untuk sukuk ijarah I/2013 dan sukuk II/2016 emiten consumer goods. Pefindo mencermati beberapa risiko terkait eksekusi aksi korporasi AISA dalam memperoleh sumber pembayaran, seperti divestasi beras dan refinancing utang.

Tag : rekomendasi saham, tiga pilar sejahtera food
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top