Jakarta Islamic Index Ditutup Melemah Kurang dari 1%

Indeks harga saham syariah, Jakarta Islamic Index (JII) mampu mengikis pelemahannya dan kembali menyentuh kisaran level 700 pada akhir perdagangan hari ini, Jumat (23/3/2018).
Renat Sofie Andriani | 23 Maret 2018 20:13 WIB
Ilustrasi - Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks harga saham syariah, Jakarta Islamic Index (JII), mampu mengikis pelemahannya dan kembali menyentuh kisaran level 700 pada akhir perdagangan hari ini, Jumat (23/3/2018).

JII ditutup melemah 0,88% atau 6,30 poin di level 706,23, setelah dibuka anjlok 3,01% atau 21,44 poin di level 691,10. Adapun pada perdagangan Kamis (22/3), JII berakhir turun 0,56% atau 3,98 poin di posisi 712,54.

Sepanjang perdagangan hari ini, JII bergerak di kisaran 690,05-706,23. Dari 30 saham syariah yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia, 4 saham syariah menguat, 19 saham melemah, dan 7 stagnan.

Saham PT Telekomunikasi Indonesia Tbk. (TLKM) yang melorot 1,08% menjadi penekan utama terhadap pelemahan JII pada akhir perdagangan hari ini, diikuti ASII (-1,02%) dan UNTR (-2,14%).

Sejalan dengan JII, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil mengikis pelemahannya dan berakhir di kisaran level 6.200 pada perdagangan hari ini, di tengah meluasnya aksi jual di Asia.

IHSG ditutup turun 0,69% atau 43,38 poin di level 6.210,70, setelah dibuka dengan kemerosotan 1,85% atau 115,96 poin di posisi 6.138,10. Adapun pada perdagangan Kamis (22/3), IHSG berakhir melemah 0,93% atau 58,76 poin di level 6.254,07.

Dibuka di kisaran level 6.130, pergerakan IHSG bahkan sempat menyentuh level 6.080 hari ini. Namun, IHSG mampu mengikis pelemahannya dan kembali menyentuh level 6.200 di akhir perdagangan.

Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak pada kisaran level 6.085,20 – 6.210,70.

Saham-saham syariah yang menekan indeks JII hari ini:

Kode

(%)

TLKM

-1,08

ASII

-1,02

UNTR

-2,14

SMGR

-3,74

Saham-saham syariah yang mendorong indeks JII hari ini:

Kode

(%)

UNVR

+0,44

TPIA

+1,27

PGAS

+0,43

WIKA

+0,88

 

 

 

 

Sumber: Bloomberg

Tag : IHSG, indeks syariah
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top