Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Indeks Kospi Ditutup Berbalik Melemah 0,02%

Pergerakan indeks saham acuan Korea Selatan tersebut berakhir melemah hanya 0,02% atau 0,55 poin ke level 2.484,97, setelah dibuka dengan penguatan 0,11% atau 2,70 poin di level 2.488,22.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 21 Maret 2018  |  15:28 WIB
Bursa Korea Kospi - Reuters
Bursa Korea Kospi - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks Kospi ditutup berbalik melemah tipis pada akhir perdagangan hari ini, Rabu (21/3/2018).

Pergerakan indeks saham acuan Korea Selatan tersebut berakhir melemah hanya 0,02% atau 0,55 poin ke level 2.484,97, setelah dibuka dengan penguatan 0,11% atau 2,70 poin di level 2.488,22.

Adapun pada perdagangan Selasa (20/3), indeks Kospi ditutup menguat 0,42% atau 10,49 poin ke level 2.485,52.

Sebanyak 284 saham menguat, 415 saham melemah, dan 70 saham stagnan dari 770 saham yang diperdagangkan di indeks Kospi pada akhir perdagangan hari ini.

Sejumlah saham terpantau menekan pergerakan indeks Kospi di zona merah hari ini, di antaranya saham Kyungbang Ltd yang melemah 1,40% dan saham KC Tech Co. Ltd/New yang melemah 0,68%.

Di sisi lain, saham Dongwha Pharm Co. Ltd. dan SK Chemicals Co. Ltd. yang masing-masing menguat 0,93% dan 0,41% berada di antara deretan saham yang bergerak positif dan menahan pelemahan indeks Kospi.

Sejalan dengan indeks Kospi, nilai tukar won berakhir melemah 0,34% atau 3,67 poin di level 1.072,32 won per dolar AS.

 

Pergerakan Indeks KOSPI

Tanggal

Level

Perubahan

21/3/2018

2.484,97

-0,02%

20/3/2018

2.485,52

+0,42%

19/3/2018

2.473,03

-0,76%

16/3/2018

2.493,97

+0,06%

15/3/2018

2.492,38

+0,25%

 Sumber: Bloomberg

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bursa korsel
Editor : Martin Sihombing
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top