Indeks Bisnis27 Menguat 0,67% Pada Sesi I

Indeks Bisnis27 menguat 0,67% atau 3,73 poin ke level 560,93 di jeda siang dengan pergerakan di kisaran 558,88-561,43.
Aprianto Cahyo Nugroho | 21 Maret 2018 13:47 WIB
Karyawan melintas di dekat monitor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (12/2/2018). - JIBI/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA –  Indeks Bisnis27 rebound pada akhir akhir sesi I perdagangan hari ini, Rabu (21/3/2018), sejalan dengan penguatan IHSG.

Indeks Bisnis27 menguat 0,67% atau 3,73 poin ke level 560,93 di jeda siang dengan pergerakan di kisaran 558,88-561,43.

Pagi tadi indeks dibuka menguat 0,37% atau 3,73 poin di posisi 560,93, setelah pada perdagangan Selasa (20/3) berakhir melemah 0,99% di posisi 557,20.

Sebanyak 22 saham menguat, 2 saham melemah, dan 3 saham stagnan dari 27 saham anggota indeks Bisnis27 pada akhir sesi I perdagangan hari ini.

Harga saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) yang menguat 0,75% menjadi pendorong utama terhadap penguatan indeks Bisnis27 di akhir sesi I, diikuti saham PT Bank Mandiri Tbk. (BMRI) yang menguat 0,93%.

Indeks Bisnis 27 merupakan indeks yang terdiri dari 27 saham perusahaan tercatat yang dipilih berdasarkan kriteria fundamental, teknikal atau likuiditas transaksi dan akuntabilitas dan tata kelola perusahaan.

Sejalan dengan Bisnis 27, pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,81% atau 50,43 poin ke level 6.294,01 di akhir sesi I, setelah dibuka rebound dengan kenaikan 0,27% atau 16,61 poin di level 6.260,18.

Sepanjang perdagangan hari ini IHSG bergerak pada kisaran 6.260,07 - 6.296,44. Sebanyak 252 saham menguat, 89 saham melemah, dan 231 saham stagnan dari 572 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.

Seluruh sembilan indeks sektoral IHSG bergerak di zona hijau dengan support utama sektor tambang (+1,78%), industri dasar (+1,66%), dan properti (1,08%).

Berikut adalah harga saham Bisnis27 di akhir sesi I :

Kode

Nama Perusahaan

Harga (Rp)

AALI

PT Astra Agro Lestari Tbk

13350

ADRO

PT Adaro Energy Tbk

2080

ASII

PT Astra International Tbk

7300

BBCA

PT Bank Central Asia Tbk

23450

BBNI

PT Bank Negara Indonesia Tbk

9200

BBRI

PT Bank Rakyat Indonesia Tbk

3760

BBTN

PT Bank Tabungan Negara Tbk

3650

BMRI

PT Bank Mandiri Tbk

8175

BSDE

PT Bumi Serpong Damai Tbk

1735

CPIN

PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk

3370

HMSP

PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk

4210

ICBP

PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk

8600

INDF

PT Indofood Sukses Makmur Tbk

7175

INTP

PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk

19075

ITMG

PT Indo Tambangraya Megah Tbk

27850

JSMR

PT Jasa Marga Persero Tbk.

4950

KLBF

PT Kalbe Farma Tbk

1435

LSIP

PT Perusahaan Perkebunan London Sumatra Indonesia Tbk.

1290

MIKA

PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk.

2140

MYOR

PT Mayora Indah Tbk.

2730

PGAS

PT Perusahaan Gas Negara Tbk

2310

PTBA

PT Bukit Asam Persero Tbk

2910

PWON

PT Pakuwon Jati Tbk.

630

SCMA

PT Surya Citra Media Tbk

2790

SMGR

PT Semen Indonesia Tbk

10475

TLKM

PT Telekomunikasi Indonesia Tbk

3690

UNTR

PT United Tractors Tbk

32375

 Sumber: Bloomberg

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
indeks bisnis27

Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top