TOP LOSERS 16 MARET: Ini Lima Saham Terlemah

Harga saham PT Prasidha Aneka Niaga Tbk. mengalami penurunan paling dalam pada perdagangan hari ini, Jumat (16/3/2018), sebesar lebih dari dua puluh persen.
Renat Sofie Andriani | 16 Maret 2018 18:58 WIB
Pengunjung mengambil gambar pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di Gedung Bursa Efek Indonesia Jakarta, Senin (22/1). - JIBI/Dwi Prasetya

Bisnis.com, JAKARTA – Harga saham PT Prasidha Aneka Niaga Tbk. mengalami penurunan paling dalam pada perdagangan hari ini, Jumat (16/3/2018), sebesar lebih dari dua puluh persen.

Harga saham emiten bersandi PSDN ini memimpin pelemahan setelah merosot 22,70% dan ditutup di Rp545 per lembar saham.

Mengekor pelemahan saham PSDN berturut-turut hari ini adalah saham BULL, INTD, MLPT, dan ASDM. Saham BULL bahkan ikut turun lebih dari 20%.

Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) memperpanjang koreksinya pada akhir perdagangan hari keempat berturut-turut, di tengah pelemahan bursa Asia.

IHSG ditutup melemah 0,27% atau 16,95 poin di level 6.304,95, setelah dibuka dengan kenaikan tipis 0,02% atau 1,51 poin di posisi 6.323,41. Adapun pada perdagangan Kamis (15/3), IHSG berakhir 0,95% atau 60,72 poin di level 6.321,90.

Pergerakan IHSG sempat tergelincir ke level 6.200 hari ini, sebelum berhasil mengikis pelemahannya dan kembali menyentuh zona 6.300. Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak pada kisaran level 6.236,24 – 6.328,79.

Dari 572 saham yang diperdagangkan hari ini, sebanyak 133 saham menguat, 227 saham melemah, dan 212 saham stagnan.

Berdasarkan data Bloomberg, tujuh dari sembilan indeks sektoral IHSG berakhir di zona merah, dipimpin sektor infrastruktur (-1,87%) dan pertanian (-1,68%). Adapun sektor konsumer dan tambang menetap di zona hijau masing-masing dengan kenaikan 0,62% dan 0,09%.

Saham apa saja yang menjadi top losers dalam perdagangan Bursa Efek Indonesia hari ini? Berikut rinciannya:

Kode

Harga (Rp)

(%)

PSDN

545

-22,70

BULL

139

-20,11

INTD

615

-18,54

MLPT

610

-14,08

ASDM

1.035

-10,00

 Sumber: Bloomberg

Tag : top losers, IHSG
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top