Emisi Obligasi, Bank OCBC NISP Incar Dana Rp2,24 Triliun

PT Bank OCBC NISP Tbk. akan kembali menerbitkan obligasi baru senilai Rp2,239 triliun yang seluruhnya akan digunakan untuk pertumbuhan usaha perseroan dalam bentuk pemberian kredit.
Emanuel B. Caesario | 14 Maret 2018 17:34 WIB
Nasabah melakukan transaksi melalui anjungan tunai mandiri PT Bank OCBC NISP Tbk di Jakarta. - JIBI/Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA—PT Bank OCBC NISP Tbk. akan kembali menerbitkan obligasi baru senilai Rp2,239 triliun yang seluruhnya akan digunakan untuk pertumbuhan usaha perseroan dalam bentuk pemberian kredit.

Berdasarkan data Indo Premier Sekuritas, obligasi ini namanya Obligasi Berkelanjutan II Bank OCBC NISP Tahap IV Tahun 2018. Harga penawarannya adalah 100% dari nilai nominal obligasi.

Obligasi ini sudah melewati masa penawaran awal dan berakhir pada Senin (12/3/2018) lalu. Namun, masa penawaran umum baru akan digelar pada 30 Maret hingga 2 April 2018 mendatang.

Sementara itu, penjatahan, pembayaran dari investor, distribusi obligasi dan pencatatan di bursa akan dilakukan perturut-turut pada 3-6 April 2018.

Obligasi ini diterbitkan dalam 3 seri, yakni Seri A tenor 370 hari, Seri B tenor 2 tahun, dan Seri C tenor 3 tahun. Obligasi ini mendapatkan peringkat idAAA dari Pefindo dengan tanpa jaminan khusus.

Seri A memiliki indikasi kupon 5,75%-6,05% per tahun, Seri B 6,20%-6,60% per tahun, dan Seri C 6,50%-7,00% per tahun. Bunga akan dibayarkan setiap 3 bulan sekali.

Indo Premier Sekuritas menyebut ada sejumlah pertimbangan investasi yang menyebabkan obligasi ini layak dikoleksi.

Pertama, reputasi Bank OCBC NISP yang baik di industri perbankan, telah teruji dalam rentang waktu yang panjang selama 76 tahun disertai akselerasi pertumbuhan bisnisnya yang menjanjikan dari waktu ke waktu.

Kedua, memperoleh dukungan kuat dan berkesinambungan dari OCBC Group sebagai pemegang saham pengendali, terutama segi permodalan, branding, pengelolaan risiko, alih teknologi dan human resources.

Ketiga, dikelola oleh manajemen yang profesional, yang memiliki pengalaman yang panjang di perbankan dan bidangnya masing-masing (rata-rata di atas 20 tahun).

Keempat, salah satu efek utang dengan peringkat tertinggi, yang merefleksikan kemampuan tinggi dari Bank OCBC NISP dalam memenuhi kewajiban finansial jangka panjang.

Kelima, track record yang baik di pasar obligasi, sebagai bank pertama yang menerbitkan obligasi valas dan obligasi subordinasi di Indonesia serta senantiasa membayar seluruh kewajiban bunga dan melunasi penerbitan obligasi senior maupun obligasi subordinasi secara tepat waktu sesuai dengan jatuh temponya.

Bank OCBC NISP dimiliki oleh OCBC Overseas Investment Pte Ltd sebesar 85,08% dan masyarakat dengan kepemilikan dibawah 5% sebesar 14,92%.

Tag : bank ocbc nisp
Editor : Ana Noviani

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top