SMF Pertama Kali Bukukan Pendapatan di Atas Rp1 Triliun

PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) untuk pertama kalinya mencatatkan kinerja pendapatan di atas Rp1 triliun pada 2017 lalu.
Emanuel B. Caesario | 21 Februari 2018 11:10 WIB
Logo PT Sarana Multigriya Finansial (Persero). - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA— PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) untuk pertama kalinya mencatatkan kinerja pendapatan di atas Rp1 triliun pada 2017 lalu.

Trisnadi Yulrisman, Direktur SMF, mengatakan bahwa dari bisnis penyaluran pembiayaan sekunder untuk perumahan masyarakat berpenghasilan rendah, SMF sudah berhasil membukukan pendapatan senilai Rp1,18 triliun.

“Ini pertama kalinya [pendapatan kami] ke angka Rp1 triliun dengan biaya dan beban itu sekitar Rp733 miliar,” katanya dalam konverensi pers usai seremoni pencatatan PUB IV Tahap III Tahun 2018 di Bursa Efek Jakarta, Rabu (21/2/2018).

Trisnadi mengatakan, dengan kinerja pendapatan tersebut, SMF berhasil membukukan laba bersih sekitar Rp400 miliar pada tahun lalu.

“Kita sudah menghasilkan laba sekitar Rp400 miliar, tetapi kita masih menunggu hasil audit dari kantor akuntan publik. Rentangnya antara Rp390 miliar hingga Rp400 miliar,” katanya.

Hingga akhir tahun lalu, total aset SMF sudah mencapai Rp15,6 triliun, terdiri atas liabilitas dengan mayoritas berupa surat utang yakni senilai Rp7,7 triliun, dan ekuitas Rp7,8 triliun.

Adapun, SMF merupakan BUMN di bawah Kementerian Keuangan yang mengemban tugas membangun dan mengembangkan pasar pembiayaan sekunder perumahan melalui kegiatan sekuritisasi dn pembiayaan.

Melalui kegiatan sekuritisasi dan penyaluran pinjaman, sejak awal berdirinya di tahun 2005, SMF telah mengalirkan dana dari pasar modal ke Pernyalur KPR sampai dengan 31 Desember 2017 kumulatif mencapai Rp35,63triliun, terdiri dari penyaluran pinjaman sebesar Rp 27,47triliun, dan sekuritisasi sebesar Rp 8,1triliun.

Tag : smf
Editor : Riendy Astria

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top