PENDANAAN GREEN BOND: Infrastruktur Transportasi Direkomendasikan

Unit Tim Fasilitas Pembiayaan Investasi Non Anggaran Pemerintah (PINA) Bappenas merekomendasikan sektor transportasi sebagai proyek infrastruktur yang bisa mendapatkan pembiayaan dari green bond.
Tegar Arief | 20 Februari 2018 13:04 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Unit Tim Fasilitas Pembiayaan Investasi Non Anggaran Pemerintah (PINA) Bappenas merekomendasikan sektor transportasi sebagai proyek infrastruktur yang bisa mendapatkan pembiayaan dari green bond.

"[Rekomendasi kami] yang jelas proyek-proyek terkait seaport, airport, dan railway," kata Chief Executive Officer PINA Bappenas Ekoputro Adijayanto saat dihubungi Bisnis.com, Selasa (20/2/2018).

Infrastruktur memang menjadi sektor prioritas yang akan mendapatkan aliran dana segar dari penerbitan green bond. Sebelumnya, PINA juga sempat merekomendasikan sejumlah proyek infrastruktur di antaranya Bandara Kertajati, Pelabuhan New Tanjung Priok, dan Pembangkit Listrik Tenaga Air Jatiluhur.

Eko menambahkan, saat ini pihaknya terus berkomunikasi dengan pihak terkait untuk menentukan proyek yang dianggap layak untuk mendapatkan pendanaan dari green bond ini.

"Kami akan berkolaborasi dengan tim yang menangani soal green bond bertemu [untuk menentukan] proyek potensial yang bisa didanai dengan green bond," ujarnya.

Sementara itu, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sejauh ini belum menerima usulan atau rekomendasi terkait proyek-proyek tersebut.

Kepala Departemen Pengawas Pasar Modal IIB OJK Djustini Septiana mengatakan, yang pasti nantinya proyek itu harus memenuhi syarat sebagaimana diatur dalam POJK Nomor 60/POJK.04/2017.

Dia menambahkan, pembiayaan ini tidak hanya ditujukan untuk proyek baru namun bisa juga proyek lanjutan atau proyek baru yang belum terealisasi. "Proyeknya semua bisa asal memenuhi syarat dan ini bisa juga proyek perbaikan atau proyek ulang," katanya.

Tag : green bond
Editor : Riendy Astria

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top