Indeks Topix Catat Kinerja Tahunan Terbaik Sejak 2013

Indeks Topix Jepang ditutup melemah tipis 0,08% atau 1,47 poin ke level 1.817,56. Sejak awal tahun, indeks Topix tercatat menguat hingga 19,69%. Adapun indeks Nikkei 225 ditutup melemah 0,08% atau 19,04 poin ke 22.764,94 dan telah naik 19,10% sejak awal tahun.
Aprianto Cahyo Nugroho | 29 Desember 2017 14:40 WIB
Bursa Jepang - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Indeks Topix Jepang mencatat kinerja tahunan terbaiknya sejak 2013, meskipun di hari terakhir perdagangan hari ini (Jumat, 29/12/2017) ditutup melemah karena beberapa investor menyesuaikan posisi mereka dalam perdagangan sebelum liburan Tahun Baru.

Indeks Topix Jepang ditutup melemah tipis 0,08% atau 1,47 poin ke level 1.817,56. Sejak awal tahun, indeks Topix tercatat menguat hingga 19,69%. Adapun indeks Nikkei 225 ditutup melemah 0,08% atau 19,04 poin ke 22.764,94 dan telah naik 19,10% sejak awal tahun.

Produsen elektronik menjadi penekan terbesar pada indeks Topix hari ini karena yen menguat terhadap dolar AS untuk hari kedua. Adapun sektor perbankan rebound dari penurunan paling curam dalam dua pekan setelah imbal hasil obligasi AS bertenor 10 tahun menguat.

Berdasarkan data Bloomberg, volume perdagangan saham di indeks Topix mencapai 43% di bawah rata-rata perdagangan 30 hari terakhir

”Ada beberapa pembeli saham dan beberapa investor lainnya menjual untuk menyesuaikan posisi mereka sebelum liburan Tahun Baru," kata Naoki Fujiwara, kepala manajer investasi di Shinkin Asset Management Co, seperti dikutip Bloomberg.

"Pasar saham Jepang mencatat kinerja tahunan yang sangat baik dan stabil di tahun 2017. Mungkin akan ada tahun yang bagus di tahun 2018 karena pendapatan perusahaan Jepang terlihat menguat dengan meningkatnya penjualan menyusul pertumbuhan dan permintaan global yang solid," lanjutnya.

Saham minyak dan batubara menjadi kelompok industri dengan kinerja terbaik di tahun 2017 dengan kenaikan 52%, ditopang oleh harga minyak mentah yang telah meningkat hingga 12%.

Di sisi lain, sektor utilitas listrik adalah satu-satunya dari 33 sektor pada indeks Topix yang mengalami penurunan dari tahun sebelumnya.

Tim analis Nomura Holdings Inc menaikkan perkiraan untuk pendapatan perusahaan Jepang dan harga saham karena prospek ekonomi global yang membaik. Mereka meningkatkan batas atas proyeksi rentang perdagangan untuk Topix menjadi 2.080 dari 2.000 dan menjadi 27.000 dari 25.500 untuk indeks Nikkei pada tahun 2018.

Pasar saham Jepang akan dibuka kembali pada tanggal 4 Januari 2018 setelah liburan Tahun Baru.

Tag : bursa jepang
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top