BINAARTHA SECURITIES: IHSG Berpotensi Sentuh Level 6.078

Binaartha Securities menyebutkan IHSG akan berpotensi menyentuh level resisten 6066 dan 6078
Mia Chitra Dinisari | 14 Desember 2017 06:06 WIB
Karyawan beraktivitas di dekat papan elektronik yang menampilkan pergerakan IHSG di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (27/11). - JIBI/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA - Binaartha Securities menyebutkan IHSG akan berpotensi menyentuh level resisten 6066 dan 6078.

Analis Muhammad Nafan Aji Gusta mengatakan IHSG berhasil ditutup menguat 0,37% di level 6054.604 pada 13 Desember 2017. 

Berdasarkan daily pivot dari Bloomberg, support pertama dan kedua berada pada level 6031.607 dan 6008.610. Sementara itu, resistance pertama dan kedua berada pada level 6066.103 dan 6077.601. Berdasarkan indikator daily, MACD berpotensi membentuk pola golden cross di area positif.

Sementara itu, Stochastic dan RSI masih berada di area netral. Terlihat pola bullish engulfing line candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi bullish continuation pada pergerakan indeks saham.

"Dengan demikian, IHSG berpotensi menuju ke area resistance pada level 6066 dan 6078," tulis risetnya.

Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut.

*BJTM, Daily (705) (RoE: 17.29%; PER: 7.72x; PBV: 1.34x; Beta: 1.92):* Saat ini, terlihat pola bullish homing pigeon candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 695 – 705, dengan target harga secara bertahap di level 720, 740 dan 755. Support: 680.

*DSFI, Daily (104) (RoE: 7.04%; PER: 17.44x; PBV: 1.20x; Beta: 1.51):* Saat ini, indikator RSI terlihat jenuh jual dan terlihat pola bullish harami candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Buy on Weakness” pada area level 100 - 103, dengan target harga secara bertahap di level 117, 125, 134 dan 142. Support: 98.

*PPRO, Daily (185) (RoE: 7.55%; PER: 31.11x; PBV: 2.35x; Beta: N/A):* Saat ini, terlihat pola bullish harami candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. Selain itu, harga bertahan di atas garis bawah dari bollinger. “Buy on Weakness” pada area level 182 – 184, dengan target harga secara bertahap secara bertahap di level 204, 214, 224, 256 dan 266. Support: 174.

*TINS, Daily (765) (RoE: 6.72%; PER: 14.12x; PBV: 0.96x; Beta: 0.35):* Saat ini, indikator RSI terlihat jenuh jual dan terlihat pola bullish spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Buy on Weakness” pada area level 750 – 760, dengan target harga secara bertahap di level 830, 850, 880, 950 dan 980. Support: 735.

*WIKA, Daily (1505) (RoE: 6.82%; PER: 14.83x; PBV: 1.01x; Beta: 1.74):* Saat ini, indikator RSI terlihat sudah jenuh jual dan terdapat pola bullish dragonfly doji candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Buy on Weakness” pada area level 1490 – 1500, dengan target harga secara bertahap di level 1790, 2030, 2220, 2370 dan 2520. Support: 1460.

*WTON, Daily (472) (RoE: 17.29%; PER: 7.77x; PBV: 1.35x; Beta: 2.05):* Saat ini, indikator RSI terlihat sudah jenuh jual dan terdapat pola bullish doji star candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Buy on Weakness” pada area level 466 - 470, dengan target harga secara bertahap di level 585 dan 705. Support: 440.

 

Tag : IHSG
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top