Ini Kupon Obligasi WOMF Tahap III/2017

PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk. menetapkan kupon per tahun sebesar 7,15% dan 8,45% masing-masing untuk Seri A dan Seri B dari penerbitan Obligasi Berkelanjutan II WOM Finance Tahap III 2017 senilai total Rp730 miliar.
Emanuel B. Caesario | 20 November 2017 21:45 WIB
Aktivitas layanan nasabah di kantor PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk. (WOM Finance) di Jakarta, Jumat (27/10). - JIBI/Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA—PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk. menetapkan kupon per tahun sebesar 7,15% dan 8,45% masing-masing untuk Seri A dan Seri B dari penerbitan Obligasi Berkelanjutan II WOM Finance Tahap III 2017 senilai total Rp730 miliar.

Berdasarkan keterbukaan informasi di laman resmi Kustodian Sentral Efek Indonesia, penerbitan tersebut merupakan bagian dari Obligasi Berkelanjutan II WOM Finance dengan target dana yang akan dihimpun senilai Rp4,5 triliun.

WOM Finance telah menggelar penerbitan tahap I pada 24 Juni 2016 senilai Rp665 miliar dan tahap II pada 22 Agustus 2017 senilai Rp720,5 miliar. Dengan demikian, perseroan masih bisa menerbitkan sekitar Rp3,1 triliun.

Pada tahap III ini perseroan kembali melepas dua seri. Seri A senilai Rp529 miliar dengan tenor 370 hari kalender dan kupon 7,15% per tahun. Seri B senilai Rp201 miliar dengan tenor 3 tahun dan kupon 8,45%. Seri A jatuh tempo pada 16 Desember 2018 dan Seri B pada 6 Desemebr 2020.

Adapun, jumlah pokok yang ditawarkan dalam penerbitan tahap III ini sejatinya mencapai Rp1 triliun. Namun, sisa dari jumlah pokok yang ditawarkan sebanyak-banyaknya Rp270 miliar akan dijamin secara kesanggupan terbaik (best effort).

Obligasi ini memperoleh peringkat AA-(idn) dari Fitch Ratings Indonesia dan rencananya akan digunakan untuk mendukung modal kerja perseroan.

Menurut Indo Premier Sekuritas, pertimbangan investasi terhadap obligasi ini yakni adanya dukungan yang kuat dan sinergis dari pemegang saham utama, yakni PT Bank Maybank Indonesia Tbk. (68,55%).

Selain itu, pasar sepeda motor yang merupakan bidang pembiayaan perseroan masih memiliki prospek yang baik  seiring dengan meningkatnya pertumbuhan ekonomi nasional. Perseroan juga memperoleh dukungan penuh dan fleksibilitas pendanaan dari berbagai institusi perbankan yang ternama.

Selain itu, Indo Premier juga menilai perseroan memiliki kualitas aset yang prima dengan didukung , lending policy yang prudent, dibuktikan dengan persentase NPL yang stabil.

Masa penawaran awal obligasi ini akan berlangsung sejak 26 Oktober 2017 hingga 9 November 2017, sementara masa penawaran umum berlansung pada 29-30 November 2017. Penjatahan, pembayaran dari investor, distribusi obligasi dan pencatatan di bursa akan dilakukan secara berturut-turut pada 4-7 Desember 2017.

Tag : Obligasi, wom finance
Editor : Ana Noviani

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top